√ Struktur Sel Tumbuhan Beserta fungsi dan Gambarnya[Lengkap]

Sel Tumbuhan – Hallo sobat, bagaimana kabar kalian saat ini? Tentunya baik-baik saja yah, hehe. Pada kesempatan sebelumnya kita telah mempelajari bersama-sama mengenai sistem peredaran darah manusia dengan lengkap. Nah, untuk kesempatan kali ini kita akan mempelajari bersama-sama lagi tentang sel pada tumbuhan lebih jauh lagi.

Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa sel merupakan salah satu penyusun organ yang terdapat pada setiap makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan. Dengan demikian dapat kita ambil kesimpulan bahwa sel merupakan salah satu bagian paling kecil dan berperan sebagai penyusun setiap organ makhluk hidup.

Perlu kalian ketahui bahwa jika dilihat dari struktur dan jenis karakteristik sel pada tumbuhan tentunya sangat berbeda dengan hewan atau manusia.

Nah, pada artikel inilah akan kita bahas secara lengkap dan detail tentang sel pada tumbuhan, terutama pada pengertian, struktur sampai fungsi sel tumbuhan. Namun sebelum masuk pada pembahasan utama kita pada kesempatan kali ini, alangkah baiknya jika kalian simak beberapa penjelasan singkat tentang sel pada tumbuhan. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Sel

struktur sel tumbuhan

Untuk pengertian tentang sel tumbuhan ini banyak sekali pendapat yang dikeluarkan oleh para ahli, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Menurut Mathias Scleiden, yaitu seseorang yang ahli dibidang anatomi tumbuhan dan Theodor Schwann yang seorang pakar anatomi hewan. Mereka berdua menyebutkan bahwa sel merupakan sebuah kesatuan struktural kehidupan.
  2. Kedua yaitu menurut Max Schultze dan Thomas Huxley. Keduanya berpendapat bahwa segala aktivitas yang dilakukan oleh sel juga merupakan aktivitas yang terjadi pada tubuh makhluk hidup tersebut. Dengan sedikit penjelasan tersebut dapat kita tarik kesimpulan bahwa mereka berdua menganggap sel adalah sebuah kesatuan fungsional kehidupan.
  3. Ketiga yakni menurut pendapat Rudolf Virchow. Sebagaimana ia menyatakan bahwa sel adalah sebuah kesatuan pada pertumbuhan. Akan tetapi pendapat ini pernah berubah karena setelah ditemukannya sebuah gen yang ada dalam inti sel. Beberapa saat setelah ditemukannya penemuan ini kemudian muncullah sebuah teori yang mengatakan bahwa sel adalah kesatuan heriditas dari makhluk hidup.
  4. Pendapat yang keempat yaitu menurut Walther Flemming dan Eduard Strasbuger. Banyak sekali yang mengatakan bahwa mereka berdua telah menemukan bahwa ternyata sebuah sel juga dapat berkembang biak dengan cara membelah diri. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sel merupakan sebuah kesatuan reproduksi pada makhluk hidup.

Itulah tadi pengertian sel menurut beberapa para ahli. Pada bab selanjutnya ini ada beberapa fungsi dari sel itu sendiri. Langsung saja simak penjelasannya pada bab berikut ini.

Baca juga : Cara praktis membuat telur asin aneka rasa

Fungsi Sel Tumbuhan

Dari beberapa pengertian menurut keempat para ahli diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa fungsi dari sel tumbuhan ada beberapa poin, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. sebagai penyusun tubuh tumbuhan
  2. penggerak seluruh aktivitas di dalam tubuh tumbuhan,
  3. berkaitan dengan proses pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan,
  4. pembawa sifat genetik pada tumbuhan, dan
  5. berkaitan dengan reproduksi tumbuhan.

Itulah tadi beberapa fungsi dari sel tumbuhan yang paling sering diketahui oleh banyak orang. Jika masih belum jelas tentang sel yang terutama pada tumbuhan, pada bab selanjutnya akan kami jelaskan mengenai struktur sel tumbuhan secara lengkap. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

Struktur Sel Tumbuhan dan Fungsinya

bagian struktur sel tumbuhan

Seperti yang kita ketahui bahwa pada setiap sel tentunya memiliki beberapa bagian pembentuknya dan juga mempunyai peran atau fungsi yang berkaitan dengan fungsi sel secara keseluruhan. Agar lebih jelasnya lagi berikut penjelasan struktur sel tumbuhan beserta fungsinya.

Pada umumnya struktur pada sel tumbuhan ini terbagi menjadi 3 bagian, yaitu inti sel, sitoplasma dan membran sel. Adapun masing-masing dari bagian tersebut memiliki peran atau fungsi yang berbeda-beda. Berikut penjelasan lebih lengkapnya mengenai bagian-bagian sel tumbuhan.

Inti Sel Tumbuhan (Nukleus)

gambar inti sel tumbuhan

Nukleus atau lebih sering dikenal dengan inti sel adalah sebuah organ yang terletak paling dalam pada susunan sel, atau lebih tepatnya berada di dalam sel Eukariotik. Perlu kalian ketahui bahwa sel tumbuhan termasuk dalam golongan sel Eukariotik. Selain itu di dalam sel tersebut juga terdapat banyak sekali materi genetik yang berbentuk DNA atau Deoxyribonucleic Acid. Kemudian pada DNA tersebut juga terdapat informasi genetik yang berbentuk Polinukleotida.

Pada intinya fungsi dari inti sel ini yaitu untuk mengontrol semua aktivitas sel yang berdasarkan informasi genetik dari DNA tersebut. Adapun informasi genetik tersebut nantinya juga akan diturunkan ke generasi selanjutnya. Dengan demikian dapat diartikan bahwa Nukleus adalah salah satu organ yang paling penting pada suatu sel.

Di dalam inti sel tumbuhan ini asih terdapat beberapa bagian, diantaranya sebagai berikut.

Membran Nukleus atau Selaput Inti (Karioteka)

gambar bagian sel tumbuuhan

Jika kalian amati secara langsung dengan mikroskop elektron, pada membran Nukleus ini terdiri dari 2 buah selaput yaitu selaput luar dan dalam. Adapun untuk selaput luar selalu berhubungan secara langsung dengan Sitoplasma. Dengan demikian akan ditempeli banyak sekali Risbosom.

Kemudian diantara kedua selaput tersebut terdapat sebuah celah sempit yang disebut dengan Perinukleus atau intermembran space. Selain itu pada membran Nukleus juga terdapat banyak sekali pori-pori sehingga memungkinkan terjadinya interaksi antara Nukleoplasma (cairan di dalam Nukleus) dengan Sitoplasma.

Adapun untuk fungsi dari membran Nukleus saah satunya yaitu sebagai penghubung antara Nukleoplasma dengan Sitoplasma. Karena pada membran terdapat banyak sekali pori-pori, maka dengan demikian molekul RNA pada Nukleoplasma akan dapat keluar menuju Sitoplasma.

Nukleoplasma (Kariolimfa)struktur sel tumbuhan

Nukleoplasma adalah sebuah cairan kental yang berada di dalam Nukleus. Pada cairan tersebut mengandung beberapa zat yaitu asam nukleat (DNA dan RNA), protein , dan mineral garam. DNA dan RNA pada cairan ini berperan sebagai pembawa sifat genetik yang banyak terkandung dalam Nukleoplasma. Kemudian jika kedua materi genetik tersebut bergabung dengan protein, maka akan disebut dengan Nukleoprotein.

Salah satu fungsi dari Nukloplasma adalah berperan sebagai suspensi (zat cair yang mengandung zat padat) bagi organel sel yang berada didalam Nukleus. Fungsi lain dari Nuklouplasma yaitu untuk mempertahankan bentuk Nukleus dan sebagai media penyalur zat-zat yang dibutuhkan oleh Nukleus.

Baca juga : Nama-nama arah mata angin beserta cara menentukannya

Kromatin dan Kromosom

fungsi sel tumbuhan

Jika kalian amati dengan menggunakan mikroskop, Kromatin akan terlihat seperti butiran-butiran yang tersebut pada Nukleus. Ketika terjadi proses pembelahan, kromatin tidak akan terlihat, akan tetapi akan tampak seperti benang-benang Kromosom. Perlu kalian ketahui bahwa istilah Kromosom biasanya digunakan untuk menunjukan Kromatin yang telah berubah menjadi benang-benang halus ketika sel sedang membelah diri.

Peran dari Kromatin tersebut yaitu sebagai pembawa informasi genetik yang berguna untuk mengatur segala aktivitas sel. Adapun Kromatin sendiri terdiri dari DNA (16%), RNA (12%), dan Nukleoprotein (72%). Namun sebelum zat tersebut keluar menuju Sitoplasma, informasi pada DNA akan disalin dan membentuk menjadi RNA. Dengan demikian RNA merupakan salinan dari DNA yang fungsinya juga untuk menyalurkan informasi genetik.

Nukleolus (Anak Inti)

uraian tentang sel tumbuhan

Nukleolus atau biasanya disebut dengan anak inti ini merupakan sebuah organel sel yang berada di dalam Nukleus. Kemudian ukuran dari Nukleolus ini juga lebih besar dari Kromatin. Sebagian besar penyusun dari Nukleolus tersebut berupa benang-benang halus DNA.

Adapun fungsi dari Nukleolus yaitu sebagai tempat berlangsungnya sintetis RNA. Selain itu pada Nukleolus, informasi genetik yang dibawa oleh DNA diuraikan dan akan menghasilkan rRNA. Selanjutnya rRNA tersebut nantinya akan berfungsi sebagai penyusun organ Ribosom pada Sitoplasma.

Sitoplasma

peran sel tumbuhan dalm fotosintesis

Seperti yang telah disinggung diatas bahwa Sitoplasma merupakan sebuah cairan kental yang terdapat di dalam sel. Pada cairan ini sebagian besar berupa air, yaitu sebanyak 80%. Umumnya Sitoplasma tidak berwarna atau bening. Kemudian pada cairan ini juga ada kandungan garam yang lumayan banyak, dengan demikian juga dapat menghantarkan listrik.

Adapun fungsi dari Sitoplasma tersebut yaitu sebagai media suspensi bagi partikel-partikel kecil dan organel-organel sel. Selain itu Sitoplasma juga memiliki fungsi lain, yaitu untuk menyalurkan dan melarutkan zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh organel-organel sel untuk beraktivitas.

Kemudian di dalam sel tumbuhan, Sitoplasma juga berperan sebagai pengatur posisi Kloroplas. Dengan demikian Sitoplasma akan membantu Kloroplas untuk berpindah pada bagian yang terkena sinar matahari yang banyak. Sehingga akan memaksimalkan proses terjadinya fotosintesis.

Pada umumnya Sitoplasma terbagi menjadi 3 bagian, yaitu Sitosol, Organel-organel sel dan juga Inklusi Sitoplasma. Agar lebih jelas, langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

Sitosol

gambar sel tumbuhan

Pada bagian ini Sitosol merupakan sebuah cairan kental yang berupa air, garam dan senyawa-senyawa organik. Namun sebanyak 70% Sitosol tersusun dari air, dan berupa  campuran benang-benang Sitoskleton (kerangka sel), serta beberapa senyawa organik dan anorganik.

Karena pada Sitosol juga mengandung senyawa organis seperti garam, protein, asam lemak, dengan demikian fungsi dari Sitosol yaitu dapat dikatakan sebagai sumber penyedia makanan dari sel-sel dan organel-organel sel. Namun fungsi lain dari Sitosol adalah sebagai tempat terjadinya proses metabolisme seperti sintesis protein dan asam lemak.

Organel-organel Sel

struktur sel tumbuhan

Seperti yang kita ketahui bahwa pada Sitoplasma terdapat banyak sekali organel sel. Kemudian pada organel-organel tersebut masing-masing memiliki bentuk, karakteristik dan fungsi yang berbeda-beda. Adapun jumlah sel yang terdapat pada Sitoplasma sendiri lebih banyak daripada sel yang ada di dalam Nukleus. Selain itu umumnya fungsi dari organel-organel sel secara keseluruhan yaitu untuk membantu dalam segala aktivitas sel. Akan tetapi jika ada satu organel yang tidak berfungsi maka sel tidak bisa bekerja dengan baik

Kemudian pada organel sel tumbuhan terdiri dai beberapa bagian diantaranya yaitu ribosom, lisosom, retikulum endoplasma, mitokondria, badan golgi, kloroplas, vakuola, mikrotubulus, mikrofilamen, dan peroksisom. Agar lebih paham bisa kalian simak penjelasannya berikut ini.

Baca juga : Organ sistem pencernaan pada manusia beserta fungsinya

1. Ribosom

struktur sel tumbuhan

Ribosom adalah salah satu organel sel yang terkandung banyak sekali zat didalamnya, diantaranya yaitu protein (40%) dan asam ribonukleat atau RNA (60%). Selain itu pada umumnya terdapat 2 jenis Ribosom, yaitu Ribosom terikat dan bebas. Untuk Ribosom terikat biasanya bergabung dengan Retikum Endoplasma, sedangkan Ribosom bebas tidak. Adapun fungsi dari Ribosom tidak lain yaitu sebagai tempat terjadinya sintesis protein.

2. Retikum Endoplasma (RE)

gambar bagian sel tumbuhan

Retikum Edopalasma atau disingkat dengan RE merupakan sebuah organel sel yang memiliki bentuk hampir sama dengan labirin, pada bagian dinding atau membrannya pun terlihat berliku-liku seperti labirin. Pada umumnya Retikum Ednoplasma di dalam sel tumbuhan terbagi menjadi 2 jenis, yaitu RE kasar dan halus. Untuk jenis RE yang kasar biasanya pada permukaannya dipenuhi oleh butiran-butiran Ribosom. Sedangkan untuk RE yang halus  sama sekali tidak ditempeli Ribosom.

Secara garis besar fungsi dari Retikum Endoplasma yaitu berperan sebagai jalur yang menghubungkan antara Nukleus dengan Sitoplasma.

Baca juga : Cara membuat oralit dan tips mengatasi diare

3. Mitokondria

penjelasan singkat tentang sel tumbuhan

Mitokondria adalah organel sel yang memiliki bentuk yang sama seperti sosis, yaitu lonjong. Dari beberapa ahli yang telah meneliti Mitokondria dengan menggunakan mikroskop elektron, Mitokondria terbagi menjadi dua bagian yaitu membran luar dan dalam. Adapun diantara kedua membran tersebut terdapat sebuah celah sempit yang dikenal dengan istilah intermembran space. Kemudian pada membran dalam biasanya memiliki bentuk yang berbelit-belit sama seperti labirin dan umumnya lebih dikenal dengan Krista.

Umumnya fungsi dari Mitokondria adalah untuk menghasilkan energi. Namun untuk Mitokondria pada tumbuhan berfungsi sebagai perubah oksigen dan zat gula menjadi karbondioksida dan energi melalui proses respirasi selular. Karena memiliki fungsi yang seperti itu, banyak orang yang menjuluki Mitokondria dengan sebutan The Power house of Cell atau gudang penghasil energi sel.

4. Badan Golgi (Aparatus Glogi atau Diktiosom)

terbentuknya sel tumbuhan

Badan Golgi atau dikenal dengan Aparatus Golgi adalah sebuah organel sel yang berbentuk seperti kantung tipis secara berlapis-lapis. Kemudian ada juga yang menyebutkan bahwa bentuk Badan Golgi hampir sama dengan Retikum Ednoplasma, namun yang membedakannya yaitu terdapat lapisan membran pada kantungnya.

Adapun fungsi dari Badan Glogi tersebut yaitu sebagai alat sekresi pada sel. Kemudian saat terjadinya proses perubahan enzim yang tidak aktif menjadi enzim yang aktif, Badan Golgi juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan sekunder protein dan beberapa zat lainnya yang berasal dari Retikum Endoplasma.

5. Kloroplas (Plastisida)

struktur kloroplas pada sel tumbuhan

Kloroplas merupakan organel sel yang hanya dapat kita temuan pada sel tumbuhan saja. Biasanya bentuk dari Kloroplas yaitu bulat lonjong dan memiliki warna hijau. Namun banyak juga yang menyebutkan bahwa bentuk dari Kloroplas yaitu seperti kacang hijau. Selain itu ada juga jenis Kloroplas yang berbentik pipih atau bulat seperti telur.

Hampir sama dengan Mitokondria, Kloroplas ternyata kloroplas juga memiliki 2 buah membran yang dinamakan membran luar dan dalam. Adapun untuk membran pada bagian dalam yaitu terdapat Stroma dan Tilakoid. Perlu kalian ketahui bahwa Stroma adalah sebuah cairan yang memenuhi rongga pada Kloroplas. Sedangkan Titakoid adalh sebuah bagian yang tersusun dari kantung kecil yang bertumpuk-tumpuk secara vertikal di dalam Kloroplas.

6. Vakuola (Rongga Sel)

fungsi sel tumbuhan

Vakuola atau lebih dikenal dengan sebutan rongga sel adalah sebuah organel terbesar yang dapat kita jumpai pada sel tumbuhan. Bentuk dai Valouka yaitu sama seperti karung yang didalamnya terdapat sebuah cairan menganding beberapa senyawa organik dan anorganik. Pada bagian Valouka juga terdapat lapisan membran yang disebut dengan Tonoplas.

Adapun fungsi dari Valouka itu sendiri yaitu sebagai tempat untuk menyimpan berbagai zat makanan seperti protein, dan zat gula. Selain itu di dalam Valouka juga terdapat pigmen daun, buah dan daun. Kemudian fungsi yang lainnya yakni sebagai pengatur tekanan di dalam sel, menstabilkan tingkat nilai PH serta mengisolasi zat sisa-sisa metabolisme sel.

7. Mikrotubulus

bagian-bagian sel tumbuhan

Mikrotubulus yaitu organel sel yang memiliki bentuk seperti tabung panjang dan tidak bercabang. Pada Mikrotubulus  juga terdapat beberapa molekul-molekul protein yang tersusun secara melingkar seperti pegas, sehingga berbentuk seperti tabung panjang yang berongga. Namun ada juga yang menyebutkan bentuknya yang hampir mirip dengan jagung. Selain itu Mikrotubulus juga mempunyai sifat yang kaku dan bentuknya pun tidak berubah-ubah.

Salah satu fungsi dari Mikrotubulus yaitu sebagai media untuk menyalurkan berbagai zat, menjaga tekanan pada sel serta membantu replikasi Kromosom.

8. Mikrofilamen

struktur mikrofilamen pada sel tumbuhan

Mikrofilamen adalah sebuah organel sel yang juga termasuk sebagai Sitskeleton dan memiliki bentuk tabung panjang dan padat. Adapun Mikrofilamen sendiri terdiri dari beberapa benang-benang yang terbuat dari kumpulan molekul protein dan aktin. Pada umumnya Mikrofilamen dapat kita temukan dekat membran sel. Untuk fungsi dari Mikrofilamen itu sendiri yaitu sebagai kerangka yang mempertahankan bentuk sel agar tidak berubah-ubah.

9. Peroksisom (Badan Mikro)

struktur Peroksisom pada sel tumbuhan

Badan Mikro atau dikenal dengan istilah Peroksisom merupakan organel sel yang memiliki ukuran yang kecil dan dilapisi oleh membran tunggal. Pada umumnya Peroksisom selalu berinteraksi dengan Rerikum Endoplasma dan mengandung beberapa enzim. Paling tidak terdapat ada 40 enzim yang dilapisi oleh membran Lipid (lemak) ganda.

Fungsi dari Peroksisom itu sendiri yaitu sebagai pengurai antara hidrogen peroksida dengan melalui proses fotorespira. Selain itu ada fungsi yang lainnya yaitu sebagai pengubah zat racun menjadi air dan oksigen serta mengubah asam lemak menjadi zat gula.

Inklusi Sitoplasma

gambar bagian sel tumbuhan

Inklusi sitoplasma merupakan sebuah zat yang memiliki ukuran yang kecil, dan biasanya terdapat di dalam Sitoplasma. Selain itu zat Inklusi tidak akan bisa larut di dalam Sitoplasma. Pada sel tumbuhan sendiri ternyata terdapat banyak sekali zat Inklusi seperti Kalsium Okslata, Silikon Dioksida dan Granul. Selain itu Inklusi juga bisa kita temukan pada butiran-butiran Lipid yang tersusun dari beberapa campuran lemak dan protein.

Fungsi dari zat Inklusi itu sendiri sebenarnya banyak sekali, tergantung jenis dan karakteristiknya. Salah satu contunya yaitu Granula yang berperan sebagai tempat untuk menyimpan Amilum, Glikogen dan Polihidroksibutirat. Sementara butiran Lipid berfungsi untuk mentimpan cadangan makanan bagi sel timbuhan.

Membran sel atau Dinding Sel

struktur membran sel tumbuhan

Membran sel atau dinding sel merupakan bagian yang paling luar dalam struktur sel tumbuhan. Pada membran sel ini terdiri dari Fosfolipid dan protein. Dengan demikian akan menjadikan membran sel memiliki sifat selektif Permeabel. Dengan sifat ini akan membuat membran sel hanya bisa dilalui oleh zat-zat atau ion-ion tertentu saja. Adapun zat tersebut diantaranya yaitu Asam Amino, Glukosa dan Gliserol.

Salah satu fungsi utama dari membran sel ini yaitu untuk melindungi bagian dalam sel dan membatasinya dengan lingkungan diluar sel. Dengan sifat selektif permeabel maka mebran sel juga berfungsi untuk mengatur keluar dan masuknya suatu zat yang menuju ke dalam atau keluar meninggalkan sel. Sehingga zat-zat berbahaya dari luar sel tidak dapat masuk ke dalam sel.

Perbedaan Sel Tumbuhan dan Hewan

Tidak seperti yang dibanyangkan, ternyata tidak banyak perbedaan sel hewan dan tumbuhan. Hal ini ada hubungannya dengan segala aktivitas yang dilakukan oleh hewan maupun tumbuhan tersebut. Sebagai contoh tumbuhan akan menghasilkan makanan melalui proses fotosintesis, karena itu terdapat organel sel bernama Kloroplas. Pada proses inilah terjadi fotosintesis yang merubah oksigen dan air menjadi energi yang berguna bagi metabolisme tumbuhan.

Sedangkan untuk hewan, tidak terdapat Klorolas, hal ini karena untuk menghasilkan makanan, hewan tidak melakukan proses fotosintesis. Jika kalian masih belum baham mengenai perbedaan sel hewan dan tumbuhan, bisa kalian perhatikan tabel dibawah ini.

penjelasan perbedaan sel tumbuhan dan hewan

Nah, mungkin itu saja penjelasan kali ini mengenai sel tumbuhan secara lengkap. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu dan memudahkan dalam proses belajar teman-teman semuanya. Terima Kasih… 🙂

Leave a Comment

%d bloggers like this: