14+ Contoh Peninggalan Kerajaan Kutai Beserta Keterangannya

Peninggalan Kerajaan Kutai – Pernahkah kalian mempelajari tentang sejarah Kerajaan Kutai ini? Ternyata Kerajaan Kutai ini memiliki banyak sekali peninggalan yang sampai sekarang ini masih ada. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sejarah tentang Kerajaan Kutai terutama pada peninggalan sejarahnya.

Sejarah Singkat Kerajaan Kutai

peninggalan kerajaan kutai
Sejarah Singkat Kerajaan Kutai

Kerajaan Kutai merupakan salah satu kerajaan bercorak Hindu yang tertua di Indonesia. Diperkirakan kerajaan ini didirikan pada abad ke 5 M atau sekitar 400 Masehi. Kerajaan ini terletak  di Muara Kaman, Kalimantan Timur (dekat kota Tenggarong), lebih tepatnya lagi di hulu sungai Mahakam.

Nama Kutai sendiri diambil dari suatu nama tempat ditemukannya prasasti yang menggambarkan kerajaan tersebut. Keberadaan Kerajaan tersebut diketahui berdasarkan sumber berita yang ditemukan, yaitu berupa prasasti yang berbentuk Yupa atau tiang batu berjumlah 7 buah. Prasasti Yupa yang menggunakan huruf Pallawa dan dengan bahasa Sansekerta tersebut menandakan letak kerajaan Kutai dalam berbagai aspek yang antara lain: politik sosial, budaya dan ekonomi.

Adapun isi dari prasasti tersebut adalah menyatakan bahwa raja pertama dari Kerajaan Kutai bernama Kudungga. Kemudian ia memiliki putra yang bernama Asawarman yang disebut sebagai wamsakerta (pembentuk keluarga). Setelah meninggal, raja Asawarman digantikan oleh Mulawarman.

Penggunaan nama Asawarman dan juga raja-raja pada generasi berikutnya menunjukan bahwa telah masuknya pengaruh agama Hindu pada kerajaan tersebut. Hal tersebut membuktikan bahwa raja-raja di Kerajaan Kutai adalah orang asli yang memeluk agama Hindu.

Contoh Peninggalan Kerajaan Kutai

Peninggalan sejarah dari kerajaan ini ternyata sampai sekarang masih ada. Beberapa peninggalannya dapat juga kita temui di Museum Mulawarman yang terletak di kota Tenggarong, Kutai Kertanegara. Menurut kalian, apa saja sih peninggalan dari kerajaan ini? jika belum tau berikut peninggalan dari kerajaan Kutai dengan lengkap

Prasasti Yupa

nama nama peninggalan kerajaan kutai
Prasasti Yupa

Prasasti ini merupakan salah satu peninggalan dari Kerajaan Kutai tang tertua dan benda ini telah menjadi bukti sejarah dari kerajaan bercorak Hindu di Kalimantan tersebut. Sebenarnya ada 7 prasasti Yupa yang masih bisa kita lihat saat ini.

Yupa merupakan tiang batu yang digunakan untuk mengikat kurban hewan maupun manusia yang dipersembahkan untuk para Dewa dan tiang batu tersebut terdapat sebuah tulisan yang dipahat. Berbagai tulisan yang terdapat pada tiang tersebut ternyata menggunakan bahasa Sansekerta atau huruf Pallawa. Akan tetapi dari ketujuh prasasti Yupa tersebut tidak ada yang disertai dengan tahun pembuatannya.

Peninggalan sejarah berupa prasasti Yupa tersebut berisi tentang kehidupan politik pada zaman itu. Pada prasasti yang pertama menceritakan tentang raja pertama dari Kerajaan Kutai yaitu raja Kudungga. Selain itu juga menceritakan tentang ketiga putra, salah satunya adalah Mulawarman yang terkenal sangat tegas dan dermawan.

Dimasa pemerintahan raja Mulawarman ini Kerajaan Kutai berada pada masa keemasannya. Dengan begitu raja Mulawarman diabadikan dalam salah satu prasasti karena terkenal dengan sifat dermawannya. Selain itu juga mempersembahkan 20 ribu ekor sapi kepada Brahman dan ia juga dikatakan sebagai cucu dari Kudungga atau anak dari Aswawarman yang keduanya juga dipengaruhi oleh berbagai budaya dari India.

Ketopong Sultan

peninggalan kerajaan kutai
Ketepong atau Mahkota yang dipakai Sultan

Ketopong merupakan sebuah mahkota dari Sultan Kerajaan Kutai yang terbuat dari emas dengan berat hampir mencapai 2 Kg. Sampai sekarang peninggalan tersebut masih ada dan disimpan di Museum Nasional Jakarta. Ketopong Sultan Kutai ini ditemukan pada tahun 1890 di daerah Muara Kaman, Kutai Kertanegara. Mahkota tersebut pernah dipakai oleh Sultan Aji Muhammad Sulaiman mulai tahun 1845 sampai tahun 1899.

Selain itu Ketopong ini juga pernah dipakai oleh beberapa Sultan setelahnya. Perlu diketahui juga, ternyata selain terbuat dari emas, mahkota tersebut juga dilengkapi dengan beberapa permata.

Ketopong yang berbentuk mahkota brunjung dan pada bagian muka berbentuk meru bertingkat dan memiliki hias spiral yang dikombinasikan dengan motif sulur. Pada bagian belakang dari mahkota tersebut juga terdapat sebuah hiasan yang berbentuk garuda mungkur berhias motif bunga. Carl Bock yang merupakan penulis dan juga penjelajah menyebutkan pada bukunya yang berjudul The Head Hunters of Borneo menuliskan jika Sultan Aji Muhammad ternyata mempunyai 6 sampai 8 orang pengukir emas yang secara khusus membuat ukiran emas dan juga perak untuk Sultan.

Kalung Ciwa

nama nama peninggalan kerajaan kutai
Gambar Kalung Ciwa

Kalung Ciwa merupakan peninggalan sejarah dari Kerajaan Kutai yang berhasil ditemukan di masa pemerintahan  Sultan Aji Muhammad pada tahun 1890 oleh beberapa penduduk yang tinggal di daerah Danau Lipan, Muara Kaman. Sampai saat ini Kalung Ciwa masih digunakan untuk perhiasan kerajaan dan ternyata sudah pernah dipakai Sultan pada masa penobatan Sultan yang baru.

Gamelan Gajah Prawoto

Di Museum Mulawarman ternyata juga terdapat sebuah gamelan yang diyakini berasal dari Tanah Jawa. Tak hanya itu, ada juga beberapa benda bersejarah lainnya seperti: topeng, keris, pangkon, wayang kulit serta barang-barang bersejarah yang terbuat dari kuningan dan perak. Dengan adanya beberapa peninggalan tersebut membuktikan bahwa ternyata Kerajaan Kutai juga memiliki hubungan erat terhadap beberapa kerajaan yang ada di Tanah Jawa.

Baca juga: Alat Musik Tradisional Jawa Barat Beserta Penjelasannya

Kalung Uncal

contoh peninggalan kerajaan kutai
Peninggalan Kerajaan Kutai Berupa Kalung Ucal

Kalung Uncal adalah sebuah kalung emas yang memiliki berat 170 gram yang dihiasi sebuah liontin yang berelief cerita ramayana. Benda peninggalan ini menjadi atribut dari Kerajaan Kutai Martadipura dan juga mulai digunakan oleh Sultan Kutai Kertanegara saat Kutai Martadipura berhasil ditaklukan. Berdasarkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa Kalung Uncal berasal dari India (Unchele).

Kura-kura Emas

kura kura emas
Kura kura Emas Sebagai Peninggalan Kerajaan Kutai

Peninggalan sejarah dari Kerajaan Kutai ini bisa disebut sebagai barang yang sangat unik. Benda ini sampai sekarang masih utuh dan di letakkan di Museum Mulawarman Kalimantan Timur. Ukuran dari benda bersejarah ini tidak terlalu besar yaitu sekitar setengah dari kepalan tangan.

Berdasarkan dari beberapa informasi yang ada, kura-kura emas ini berhasil ditemukan di Long Lalang, yaitu suatu daerah yang terletak di hulu Sungai Mahakam. Adapun berdasarkan riwayat menyebutkan bahwa benda ini merupakan persembahan dari seorang pangeran dari suatu kerajaan di China yang di berikan untuk putri raja Kutai, yaitu Aji Bidara Putih. Sang pangeran juga memberikan beberapa benda unik lainnya kepada kerajaan Kutai sebagai bukti kesungguhannya untuk mempersunting sang putri.

Pedang Sultan Kutai

contoh peninggalan kerajaan kutai
Pedang Sultan Kutai

Benda peninggalan dari Kerajaan Kutai ini terbuat dari tempaan emas yang padat. Pada bagian gagang pedang terdapat sebuah ukiran bergambar seekor harimau yang sedang siap menerkam. Sementara pada bagian ujung sarung pedang dihiasi dengan seekor buaya. Pedang Sultan Kutai tersebut hingga sampai saat ini masih disimpan di Museum Nasional Jakarta.

Tali Juwita

gambar peninggalan kerajaan kutai
Gambar Tali Juwita

Tali Juwita adalah peninggalan dari Kerajaan Kutai yang mewakilkan 7 simbol dan 3 anak sungai, yaitu Sungai Kelinjau, Belayan dan Kedang Pahu di Sungai Mahakam. Peninggalan bersejarah ini terbuat dari 21 helai benang dan biasanya dipakai pada acara upacara adat berlepas.

Utasan tali ini terdapat beberapa hiasan seperti: 3 buah bandul yang berbentuk gelang dan 2 buah permata mata kucing serta ada juga barjat putih. Untuk bandul yang lain biasanya berbentuk seperti lampion yang ada hiasan berupa 2 bandul dengan ukuran yang kecil. Peninggalan bersejarah berupa Tali Juwita tersebut berasal dari kata Upavita, yaitu kalung yang diberikan kepada raja.

Keris Bukit Kang

contoh peninggalan kerajaan kutai
Salah Satu Senjata Peninggalan Kerajaan Kutai

Pada umumnya peninggalan berupa keris ini biasanya digunakan oleh Permaisuri Aji Putri Melenu, yaitu permaisuri Raja Kutai Kertanegara yang pertama. Berdasarkan legenda, permaisuri tersebut adalah seorang putri yang ditemukan pada sebuah gong diatas perahu bambu yang hanyut di sebuah sungai. Dalam gong tersebut, selain ada bayi perempuan juga terdapat sebuah telur ayam dan sebuah keris yang bernama Keris Bukit Kang.

Kelambu Kuning

kelambu kuning
Gamabar Kelambu Kuning

Dari sekian banyak peninggalan dari Kerajaan Kutai, ternyata ada juga beberapa benda bersejarah yang dipercaya memiliki kekuatan magis oleh para masyarakat adat Kutai hingga sampai sekarang ini. Benda-benda tersebut ditempatkan dalam suatu tempat bernama Kelambu Kuning, dengan bertujuan agar menghindari tuah dan bala yang bisa ditimbulkan. Beberapa benda peninggalan sejarah tersebut antara lain adalah Kelengkang Besi, Tajau, Gong Raden Galuh, Gong Bende, Sangkoh Piatu dan Keliau Aji Siti Berawan.

Singgasana Sultan

contoh peninggalan kerajaan kutai
Singgasana Sultan di Kerajaan Kutai

Singgasana Sultan merupakan salah satu peninggalan bersejarah dari Kerajaan Kutai yang sampai sekarang ini masih ada. Hingga kini peninggalan tersebut dapat kita jumpai di Museum Mulawarman. Pada zaman dahulu singgasana tersebut digunakan oleh Sultan Aju Muhammad Sulaiman, Sultan Aji Muhammad Parikesit dan juga beberapa raja Kutai yang lainnya. Ternyata singgasana ini dilengkapi dengan payung, umbul-umbul dan peraduan pengantin Kutai Keraton.

Meriam

contoh peninggalan kerajaan kutai
Meriam Peninggalan Kerajaan Kutai

Selain benda-benda sejarah, ternyata Kerajaan Kutai juga memiliki beberapa alat pertahanan. Hal tersebut dibuktikan dengan ditemukannya sebuah meriam dan juga ada alat bela diri lainnya. Adapun meriam, ternyata Kerajaan Kutai memiliki 4 yang sampai sekarang ini masih terjaga dengan rapi. Keempat meriam tersebut antara lain: Meriam Sapu Jagat, Meriam Gentar Bumi, Meriam Aji Entong, dan Meriam Sri Gunung.

Keramik Kuno Tiongkok

contoh peninggalan kerajaan kutai
Keramik Peninggalan Kerajaan Kutai

Terdapat ratusan sebuah keramik kuno yang diperkirakan berasal dari berbagai dinasti di kekaisaran China pada zaman dahulu. Keramik tersebut sempat ditemukan di sekitar Danau Lipan. Dengan demikian menunjukan bahwa Kerajaan Kutai memiliki hubungan yang erat terhadap beberapa dinasti dari China pada waktu itu. Hingga kini ratusan keramik tersebut masih tersimpan di ruang bawah tanah Museum Mulawarman di Tenggarong, Kutai Kertanegara.

Nah, itu tadi beberapa peninggalan sejarah Kerajaan Kutai yang sampai saat ini masih terjaga. Semoga dengan uraian diatas dapat menambah pengetahuan kita semua. Jangan lupa baca juga artikel yang lainnya 😉

Leave a Comment

%d bloggers like this: