Luar Biasa !! Inilah Pencapaian dan Penghargaan Tri Rismaharani (Risma) Selama Menjadi Walikota di Surabaya

Tri Rismaharani – Siapa yang tak kenal dengan sosok seorang wanita yang dikenal memiliki sikap yang tegas dan sangat bijak ini? Tentu hampir seluruh masyarakat Indonesia terlebih di daerah Surabaya pastinya mengenal profil lengkap mengenai sosok pemimpin yang satu ini. Tri Rismaharani merupakan seorang walikota di Surabaya yang akhir-akhir ini banyak menyita perhatian di sejumlah media sosial.

Selain itu ia juga merupakan pemimpin wanita di Indonesia yang dipilih secara langsung menjadi seorang walikota. Wanita yang lebih akrab disapa dengan Bu Risma ini merupakan seorang walikota yang memimpin di daerah Surabaya dan dikenal sangat tegas dan bijaksana. Meskipun pemimpin seorang wanita, namun ia juga tak kalah tegas dalam setiap mengambil keputusan. Sehingga dengan begitu ia juga mampu menjadikan kota Surabaya berkembang dengan pesat untuk menjadi lebih baik.

prestasi tri rismaharani

Risma hanya menjabat menjadi walikota Surabaya selama 5 saja, yaitu pada tahun 2010-2015. Meskipun hanya satu kali periode, ia benar-benar menggunakan jabatan tersebut untuk membenahi dan membangun kota Surabaya menjadi lebih baik. Terbukti selama memimpin, berbagai pencapaian dan penghargaan pun ia raih. Adapun beberapa pencapaian dan penghargaan adalah sebagai berikut.

Pencapaian yang Berhasil diraih Selama Risma Menjadi Walikota 

Seperti yang telah disinggung diatas, bahwa banyak sekali pencapaian yang telah diraih oleh Tri Rismaharani ata Risma ini, Diantaranya adalah:

Kota Surabaya Meraih Empat Kali Piala Adipura Secara Berturut-turut.

pencapaian tri rismaharani
Pencapaian Surabaya yang Meraih Piala Adipura

Dibawah pimpinan Bu Risma kota Surabaya telah berhasil meraih empat kali Piala Adipura bertutur-turut, yaitu pada tahun 2011, 2012, 2013, dan 2014 untuk kategori kota metropolitan. Piala Adipura tersebut diberikan kepada beberapa kota-kota di Indonesia yang berhasil menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan perkotaan. Bukan hal yang mudah bagi Risma untuk menjadikan kota Surabaya meraih penghargaan ini berturut-turut. Kota Surabaya juga harus bersaing dengan seluruh kota se-Indonesia yang sama-sama hebat dalam menjaga kebersihan dan tata kelola lingkungan perkotaan.

Surabaya Menjadi Kota yang Jauh Lebih Bersih

Sebelum menjabat sebagai walikota Surabaya, Tri Rismaharani menjumpai kondisi kota Surabaya saat itu sangat kotor, banyak sampah, dan nyamuk. Melihat kondisi yang seperti itu, Risma kemudian berkomitmen untuk mengubah kota Surabaya menjadi kota yang lebih bersih.

Cara yang ia lakukan beragam, mulai dari dibangunya bank sampah perkampungan sampai membersihkan beberapa saluran air yang terhambat karena adanya tumpukan sampah. Hasilnya secara perlahan kini banyak daerah di Surabaya yang menjadi bersih dan bebas dari sampah. Dan akhirnya Kota Surabaya juga mendapatkan piala Adipura secara berturut-turut selama empat kali.

Taman Publik yang Ada di Seluruh Penjuru Kota Surabaya

karya tri rismaharani
Taman Publik

Jika saat ini kalian pergi ke kota Surabaya, makan akan kita temui banyak taman publik yang berada seluruh penjuru. Hal tersebut tak lepas dengan tujuan Risma untuk membuat Surabaya menjadi kota yang hijau dan bersih. Taman publik yang dibuat oleh Risma tersebut dengan tujuan agar dapat menarik warga Surabaya untuk berkunjung ke taman-taman tersebut.

Berbagai fasilitas di taman publik tersebut pun juga tersedia disana seperti: fasilitas Free Wifi, permainan anak, fasilitas olahraga dan masih banyak lagi. Hasilnya salah satu tempat di taman publik yaitu taman Bungkul berhasil meraih penghargaan dengan kategori taman terbaik di Asia oleh PBB.

Beberapa Titik Banjir di Surabaya Mulai Berkurang

pencapaian tri rismaharani
Hasil Kerja Keras dalam Menangani Banjir

Ketika memasuki musim hujan seperti saat ini, kota Surabaya sering kali terjadi banjir di beberapa titik. Dengan adanya masalah tersebut, Risma kemudian mengubah sebagian besar lahan kosong yang ada di Surabaya menjadi ruang terbuka hijau yang mampu menjadi resapan air ketika terjadi hujan. Penanganan Risma terhadap masalah banjir memang tidak main-main.

Sebagai contoh, ia rela turun langsung ke jalan untuk membantu para warga yang sedang melakukan kerja bakti membersihkan saluran air dan sungai. Alhasil… semenjak adanya kegiatan tersebut, kini kota Surabaya jarang terjadi banjir.

Menutup Lokasilitas Gang Dolly.

hasil kerja tri rismaharani
Penutupan Gang Dolly

Penutupan lokalisasi Gang Dolly adalah merupakan salah satu program kerja Risma yang bisa dibilang terberat. Bagaimana tidak, Gang Dolly sudah sangat lama terkenal dengan status sebagai tempat prositusi terbesar se-Asia Tenggara. Saat proses penutupan tersebut, Risma beserta aparat kepolisian dihadang oleh beberapa warga yang menolak dengan adanya penutupan lokalisasi Dolly ini. Akan tetapi niat Risma pun tidak pernah padam dan akhirnya pada pada bulan Juni 2014 Gang Dolly secara resmi ditutup. Dan hingga kini bisnis yang tidak baik yang lekat dengan Gang Dolly pun sudah tidak ada lagi.

Baca juga : Kisah Welin Kusuma yang telah meraih 29 Gelar 

Prestasi Internasional Tri Rismaharini Selama Memimpin Kota Surabaya

penghargaan yang dicapai tri rismaharani
Tri Rismaharani Mendapatkan Beberapa Penghargaan Internasional

Tak hanya di dalam negeri saja, ternyata Tri Rismaharani atau dikenal dengan Risma ini telah mendapatkan berbagai prestasi karena telah menjadi walikota di Surabaya. Ada beberapa prestasi yang ia dapatkan selama jabatannya tersebut, diantaranya:

Innovative City of The Future, London Summit Leaders

Bersama dengan beberapa walikota yang berasal dari penjuru dunia, Risma telah mewakili Surabaya dan menerima penghargaan “Innovative City of the Future”. Pada saat malam penganugerahan Socrates Award yang merupakan bagian dari acara bergengsi yaitu London Summit of Leaders dan berlangsung dari 15-17 April 2014, Surabaya merupakan satu-satunya kota yang berasal dari Indonesia yang menerima penghargaan tersebut. Dalam penghargaan ini, Surabaya mendapatkan banyak perhatian khususnya dalam hal manajemen kotanya.

Bung Hatta-Anti Corruption Award

Dengan berbagai terobosan yang dilakukan oleh Risma pada birokrasi di Surabaya, Transparency International Indonesia (TII) menempatkan Ibu Kota Provinsi Jawa Timur ini mendapatkan peringkat kedua indeks presepsi korupsi 2015. Dengan berbagai usaha yang ia lakukan untuk memberantas tindak korupsi hingga ke akar-akarnya, Risma dianugerahi penghargaan Bung Hatta-Anti Corupption Award.

Mayor of The Mount for February 2014

Pada awal tahun 2014, Risma telah dikukuhkan oleh Coty Mayor Foundation sebagai Mayor of The Mounth Frebuary 2014. Dengan prestasi yang telah didapatkan tersebut, yang menjadi sorotan yaitu pada adalah revitalisasi dan pembangunan pelabuhan yang mengalami traffic hingga 200 persen. Selain itu Risma juga dikenal sebagai orang yang telah membenahi taman-taman kota, membuka ruang terbuka hijau hingga menyediakan pendidikan dan kesehatan secara gratis untuk warga miskin.

Kota Terbaik Se-Asia Pasifik Versi Citynet

Kota Surabaya ternyata pernah menjadi tuan rumah untuk walikota se-Asia Pasifik atau Citynet. Selain itu Surabaya juga meraih predikat sebagai salah satu kota terbaik dalam Citynet Award. Risma juga tidak percaya bahwa Surabaya kini dijajari dengan beberapa kota besar seperti: Seoul, Yokohama, dan Makati sebagai kota yang bergengsi hingga diapresiasi oleh organisasi yang memayungi 24 negara di Asia Pasifik ini.

Taman Bungkul raih The 2013 Asan Townscape Award (ATA)

penghargaan tri rismaharani
Tri Rismaharani Ikut Serta Membantu Warga dalam Kerja Bakti

Selain memperbaiki birokrasi kota Surabaya, Risma ternyata juga  turun tangan dalam memperbaiki ruang hijau dan terbuka di Surabaya. Salah satu contoh hasil karyanya bersama para warga Surabaya yaitu terciptanya Taman Bangkul. Seperti yang disinggung sebelumnya, Taman Bangkul telah mendapatkan penghargaan The 2013 Asian Town Award (ATA) dalam kategori taman terbaik se-Asia dari PBB.

Nominasi 10 Wanita Paling Inspiratif Versi Majalah Forbes Tahun 2013

Atas berbagai inovasi yang telah mengantarkan Surabaya menjadi kota yang lebih baik, Risma juga mendapatkan berbagai sorotan media sosial. Bahkan Majalah Forbes Indonesia yang bergengsi pun juga sempat menyelipkan nama Risma sebagai wanita paling inspiratif pada tahun 2013.

ASEAN Environmentally Sustainable Cities Award

Surabaya mewakili Indonesia meraih penghargaan ASEAN Environmentally Sustainable Cities Award tahun 2011 lalu. Walau penghargaan ESC diserahkan kepada Menteri Lingkungan Hidup RI, pada saat itu yakni Bhaltasar Kambuaya bertempat di Nusa Dua Bali, dengan campur tangan Risma yang tak bisa dihilangkan dengan begitu saja. Yang menjadi sorotan adalah tata kota Surabaya yang berkelanjutan terbaik se-ASEAN pada tahun 2011 dan 2014.

FutureGov Award

Pada acara FutureGov Award 2013, Risma berhasil mengantongi kemenangan atas dua kategori yakni data center melalui Data Center Pemerintah Kota Surabaya dan Data Inclusion melalui Broadband Learning Center (BLC) yang berhasil menyingkirkan sebanyak 800 kota di Asia Pasifik.

Ideal Mother Award 2016

Pada Maret 2016, Risma menerima penghargaan Ideal Mother Award 2016 yang diadakan di Universitas Kairo Mesir. Penghargaan ini diberikan oleh Islamic Educational Scientific and Cultural Organization (ISESCO).

Meskipun telah banyak penghargaan baik secara internasional dan nasional, Risma tak pernah ingin berhenti memajukan Surabaya. Bukan penghargaan pula yang Risma cari selama menjabat walikota. Ia selalu memandang Surabaya sebagai rumah dimana ia harus membersihkan dan memperindah agar warga Surabaya yang tinggal di “rumah”nya merasa nyaman dan aman.

Leave a Comment

%d bloggers like this: