Outbound di Karst Tubing

Karst Tubing

Nama Karst Tubing  memang terdengar asing bagi orang di desa. Padahal Karst Tubing  adalah salah satu tempat rekreasi dan outbound yang terletak di desa. Tempat tersebut menyajikan salah satu tempat untuk outbound.

Salah satu tempat rekreasi dan outbound yang terletak di daerah Sedayu Bantul ini, sudah lumayan banyak dikenal oleh banyak orang yang menyukai outbound. Tempat tersebut memanfaatkan sebuah sungai yang berada di tengah pedesaan sebagai sarana untuk outbound.

Untuk sampai di Karst Tubing kita harus menempuh jarak sekitar 12 kilomerter dari kota Yogyakarta. Tempat yang belum lama diresmikan ini ternyata sudah mengundang banyak sekali pengunjung. Para penikmat tempat outbound tersebut tidak hanya berasal dari daerah Yogya saja, melainkan sudah banyak pengunjung yang datang dari luar daerah.

Para pengunjung Karst Tubing akan diberikan tantangan outbound berupa menyusuri sungai. Saat menyusuri sungai tersebut kita dapat menikmati keindahan sepanjang sungai yang masih alami sekali. Disekitar sepanjang sungai kita juga bisa menikmati indahnya bebatuan alam yang tak seperti biasanya.

Karst Tubing juga memberikan dua pilihan track dalam menyusuri sungai tersebut. Track yang pertama, kita akan menyusuri sungai sepanjang 1 kilometer dengan arus yang normal. Untuk track yang kedua, kita dapat menyusuri sungai lebih panjang lagi yaitu sekitar 1,5 kilometer dengan arus yang normal serta lebih banyak tantangan.

Selain menyediakan tempat rekreasi dan outbound Karst Tubing  juga memberikan fasilitas lebih. Yaitu apabila kita ingin mengabadikan petualangan kita saat menyusuri sungai, Karst Tubing menyediakan jasa foto apabila pengunjung menginginkannya. Fasilitas yang lain seperti tempat makan yang sejuk dan murah juga menjadi nilai plus dalam berkunjung di sana.

Di Karst Tubing selain menyediakan tempat outbound juga menyediakan penyewaan homestay bagi para pengunjung yang ingin menginap di sana. Di sana juga terdapat sebuah kursus seni tari untuk semua orang. Pada artikel ini saya akan menceritakan keseruan saya saat melakukan outbound di Karst Tubing.

Outbound di Karst Tubing

Saat itu tepatnya saat liburan, saya bersama semua santri dan pengurus di pondokku mengadakan refresing yaitu dengan melakukan outbound di Karst Tubing. Saat itu jarak antara asrama putra menuju tempat outbound tidak terlalu jauh. Akhirnya untuk menuju tempat semua santri putra bersama dengan beberapa pengurus pergi menggunakan sepeda motor saja.

Sedangkan jarak antara asrama putri dengan Karst Tubing jaraknya yang lumayan jauh, membuat mereka untuk sampai di tempat outbound harus menggunakan mobil. Saat menuju Karst Tubing kami pun berangkat bersama-sama. Walaupun yang berangkatnya santri putra harus menunggu santri putri cukup lama karena jarak yang lumayan jauh.

Saat setelah semua berkumpul, kemudian kami berangkat menuju Karst Tubing bersama-sama. Dalam perjalanan biasanya pengguna sepeda motor lebih cepat dari mobil. Saat itu juga mobil kami hampir tersesat karena tertinggal oleh yang menggunakan sepeda motor.

Sebelum sampai pada tujuan, seperti biasanya kami selalu lupa jalan dan kami harus bertanya kepada salah satu warga. Setelah bertanya, akhirnya kami pun tidak tersesat lagi dan sampai di Karst Tubing. Saat itu kami yang menggunakan sepeda motor lebih dulu datang di tempat outbound, Dan akhirnya kami pun haru menunggu mereka yang menggunakan mobil cukup lama.

Ketika semua sudah berkumpul kemudian kami melakukan registrasi ulang agar mendapat nomor urut untuk melakukan outbound. Ketika saat sampai tempat outbound kami tidak langsung registrasi, jadinya ya kami didahului oleh kelompok yang lain. Akhirnya kami pun mendapatkan antrian nomor 3 saat itu.

Sembari menunggu antrian kami dipanggil, kami melihat mereka yang melakukan outbound lebih dulu. Kelihatannya dalam menyusuri sungai tersebut sangatlah seru. Ditambah lagi dengan adanya arus yang lumayan cukup deras saat itu menambah tantangan menjadi tambah seru.

Sekian lama menunggu akhirnya kelompok kami dipanggil oleh pemandu untuk melakukan outbound tersebut. Tanpa menunggu lama kemudian kami pun langsung bergegas bersiap-siap. Saat itu kami diminta untuk menggunakan pelampung dan sepatu yang sudah disediakan disana.

 

Tantangan dimulai

Ketika semua selesai kami langsung diajak ke sebuah tempat di dekat sungai untuk pemanasan sebelum melakukan outbound. Pada pemanasan ini tidak seperti biasanya, saat itu kami lebih banyak dibuat tertawa oleh pemandu karena lucunya pemanasan tersebut.

Selesai pemanasan tersebut kami langsung diberi satu ban yang besar untuk menyusuri sungai nantinya. Ketika selesai pembagian ban, kami pun langsung menuju ke sungai. Saat itu kami harus berjalan kaki terlebih dahulu sekitar 500 meter, karena kami memilih track yang kedua yaitu menyusuri sungai sekitar sepanjang 1,5 kilometer.

Sesampainya di tempat yang akan kami gunakan sebagai awal menyusuri sungai, kami langsung dipandu untuk menceburkan diri ke sungai menggunakan ban dengan dibantu oleh para pemandu outbound. Setelah semua menceburkan diri ke sungai, kami diberi instruksi untuk membuat sebuah lingkaran dengan kelompok putra sendiri dan putri sendiri.

Setelah lama membuat lingkaran lalu kami diminta untuk melepaskan kembali. Kemudian kami dihadang oleh tantangan yang pertama. Kami harus melewati sebuah tempat yang curam kebawah. Saat melewati tempat tersebut kami diminta untuk relaks dan berpegangan dengan kuat.

Melewati tempat tersebut saya sempat takut jika kepala saya membentur batu-batuan disekitarnya. Untungnya saja saat saya melewati tempat tersebut dengan selamat. Selanjutnya kami melanjutkan kami menyusuri sungai tersebut dengan menikmati keindahan alam sekitar sungai yang masih alami.

Beberapa saat kemudian kami berhenti untuk mencoba tantangan selanjutnya. Satu persatu dari kami harus terjun dari sebuah tebing yang lumayan tinggi. Saat terjun ke air masing-masing dari kami harus menggunakan gaya, akan tetapi tidak boleh sama.

Saat saya terjun untuk pertama kali, hidung saya terasa sakit sekali karena kemasukan air. Setelah percobaan pertama saya selesai. Kemudian saya mengantri lagi untuk terjun ke air lagi.

Sensasi yang luar biasa

Salah satu teman saya selesai mencoba tantangan tersebut ia pun menangis karena takut saat terjun ke air. Akhirnya ia pun ditenangkan oleh beberapa temannya. Setelah itu kemudian giliran saya mencoba terjun ke air lagi.

Sensasinya menyenangkan sekali saat itu, sampai-sampai saya ketagihan untuk mencobanya lagi. Akan tetapi kami harus melanjutkan perjalanan kami dalam menyusuri sungai ini. Kemudian kami melanjutkan perjalanan kami.

Saya kira masih ada lagi tantangan yang belum kami coba, dan ternyata selesai sudah tantangan saat itu. Kemudian kami kembali kedaratan dan mampir ke sebuah warung kecil untuk mengisi perut kami sembari beristirahat sejenak.

Setelah semuanya selesai kemudian kami semua kembali ke tempat awal mula kami datang dengan berjalan kaki. Ternyata saat menyusuri sungai terasa jauh tetapi saat jalan kaki menuju tempat awal sangatlah dekat. Sampai di sana kemudian kami membersihkan diri dengan mandi lalu dilanjut dengan sholat berjamaah.

Ketika semua telah selesai kami langsung melakukan perjalanan pulang. Dalam perjalanan pulang kami sempat mampir di sebuah daerah yang banyak sekali rumah makan, yang kebanyakan di sana menyediakan masakan ingkung. Kemudian setelah merasa kenyang makan di sana kami melanjutkan perjalanan pulang kami bersama-sama.

 

Leave a Comment

%d bloggers like this: