√ Wisata Alam Omah Kayu Batu Malang – Penginapan Unik diatas Pohon

Omah Kayu Batu Malang – Merasa bosan tinggal di kota yang udaranya sangat panas ? lagi ada banyak masalah ? atau bingung mau liburan kemana ? Nah, buat kamu yang sedang mengalami hal itu semua, cobalah kalian datang ke kota Malang Jawa Timur.

Kini di kota tersebut telah menyajikan sebuah tempat wisata dan sekaligus penginapan yang sangat unik. Omah Kayu Batu Malang namanya. Tempat Penginapan yang dibuka pada tahun 2014 ini sekarang sudah sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun dari luar daerah.

Selain itu banyak sekali keunikan yang bisa kita rasakan ketika berada di tempat tersebut. Kemudian dengan suasana alam yang masih segar juga akan membuat pikiran kita menjadi fresh kembali. Apalagi ketika malam hari kamu juga melihat gemerlap indahnya kota Malang dari ketinggian.

Daftar Isi

Omah Kayu Batu Malang – Not Just Tree House

tempat wisata di malang

Omah Kayu Batu yang mempunyai slogan “Not Just Tree House” tersebut juga berada di dalam objek wisata gunung banyak dan berdekatan dengan tempat wisata paralayang yang terkenal di Malang. Buat kamu yang suka liburan ke daerah pegunungan, bisa kalian coba paket wisata bromo yang juga masih di daerah Malang. Sesuai dengan slogannya, omah kayu bukan hanya sekedar rumah (omah) yang terbuat dari kayu saja, akan tetapi terdapat banyak sekali keunikan ditempat tersebut.

Berada di pegunungan dan pembuatan dengan mengunakan bahan dasar kayu bisa dibilang merupakan salah satu daya tarik tersendiri di tempat ini. Selain itu juga terletak di lereng bukit dan masih banyak pepohonan membuat tempat ini memiliki udara yang masih segar dan nyaman.

Mulai dari pintu masuk ke tempat wisata ini sampai ke masing-masing rumah atau penginapan yang tersedia, para wisatawan akan melewati beberapa jalan yang bisa dibilang cukup curam dan harus berhati-hati. Bagusnya, sepanjang menuruni jalan yang curam tersebut terdapat sebuah tempat duduk kecil atau yang biasanya dikenal dengan dingkik yang bisa digunakan oleh para pengunjung untuk melihat pemandangan kota Malang dari ketinggian.

Panorama pemandangan yang bisa kita lihat dari omah kayu di Malang tersebut bisa dikatakan satu dari banyak daya tarik dari tempat tersebut. Ini sama halnya di tempat wisata sebelahnya yaitu paralayang, yang mana para pengunjung akan disajikan sebuah pemandangan kota Malang dari ketinggian.

Selain itu banyak juga para pengunjung yang datang ketika malam hari ke tempat wisata ini. Hal ini karena jika kita datang pada malam hari saat cuaca yang cerah, maka kamu akan disajikan dengan indahnya gemerlap kota batu dari ketinggian.

Oh iya, untuk pengunjung biasa (non tamu), waktu di Omah Kayu terbatas hanya sampai pukul 5 sore. Jika menginap, bisa berada di area Omah Kayu selama waktu menginap.

Tempat wisata alam yang satu ini telah menyediakan setidaknya 6 unit bangunan utama yang sengaja disewakan untuk pengunjung. Nah, tersebut lah yang dinamakan omah kayu. Pasalnya semua bagian para bangunan tersebut hanya menggunakan kayu saja dan letaknya pun tidak di atas tanah, melainkan di atas pohon. Selain itu pengunjung juga tidak perlu takut, karena dalam pembuatannya telah menggunakan bahan dan material yang kuat sehingga tidak akan mudah rubuh. Pada bagian atapnya pun menggunakan ijuk yang bisa memberikan kesejukan serta suasana alami dalam konsep natural.

Didalam omah kayu tersebut hanya bisa ditempat oleh 2 sampai 3 orang jasa. Karena untuk ukuran kamar tidur sendiri hanya sekitar 3 meter x 3 meter dan dengan tinggi sekitar 2 meter saja, sehingga tidak akan muat  untuk banyak orang.

Selain itu karena bangunan tersebut hanya terbuat dari bahan alam, maka ketika malam hari akan membuat para pengunjung merasa kedinginan. Oleh karena itu jika kalian ingin menginap ditempat tersebut maka jangan sampai lupa kalian bahwa jaket atau sweater supaya tidak merasa kedinginan etika bermalam disana. Disana juga telah disediakan fasilitas air hangat oleh pengelola tempat tersebut agar bisa membantu para pengunjung untuk melawan rasa dingin yang menusuk di daerah tersebut.

Fasilitas di Omah Kayu

tempat wisata di malang yang murah

Selain menyediakan beberapa rumah kayu sebagai penginapan, para pengelola tempat tersebut juga menyediakan beberapa fasilitas demi menunjang kenyamanan para pengunjung. Disetiap penginapan tersebut telah disediakan tepat tidur dan bantal yang sangat empuk, selimut hingga peralatan untuk makan dan mandi juga tersedia. Disekitar tempat wisata tersebut juga telah disediakan beberapa bangku kecil yang biasanya digunakan untuk beristirahat sembari menikmati pemandangan disekitar kawasan wisata omah kayu.

Selain itu juga telah disediakan tempat kecil untuk membuat api unggun para pengunjung supaya mereka tidak kedinginan. Kemudian para pengunjung juga bisa mengadakan semacam pesta kecil-kecilan di malam hari seperti membakar jagung, daging atau yang lainnya.

Nah, buat kamu yang ingin mengabadikan perjalanan wisata kalian, para pengelola disini juga telah menyediakan hammock yang bisa disewa untuk bersantai disekitar hutan pinus yang rindang dan sejuk serta bisa juga untuk berfoto.

Kemudian para pengunjung juga gak perlu takut untuk tidak bisa parkir kendaraan disana. Pasalnya disana telah disediakan tempat parkir yang sangat luas. Selain itu ada juga cafe dan beberapa warung makan yang buka sampai larut malam di kawasan wisata paralayang dan omah kayu. Sehingga para pengunjung tidak perlu khawatir lagi untuk mencari makan dan minum. Jika kalian ingin menunaikan ibadah disana juga telah tersedia mushola yang lumayan besar untuk para pengunjung.

Rute Menuju Omah Katu Batu Malang

cara booking di omah kayu batu malang

Untuk sampai di tempat wisata omah kayu di Malang tersebut, disini terdapat 2 rute yang bisa kalian lewati.

Rute I: Kota Malang/Kota Batu – Omah Kayu
Jika keberangkatannya dari kota Malang, maka cukup saja melakukan perjalanan ke arah kota Batu. Dari kota Batu lanjutkan perjalanan ke arah gedung Balaikota Batu yang baru. Tiba di pertigaan Songgoriti dan Payung bisa memilih untuk lewat kiri atau kanan.

Lewat kanan (Songgoriti) hanya dikhususkan untuk sepeda motor saja, karena mobil dilarang lewat jalan ini. Sepeda motor yang lewat jalur ini juga diusahakan adalah yang kuat untuk melewati tanjakan lurus panjang. Ikuti terus jalan ini hingga sampai diatas dan berhenti tepat 50 meter sebelum pertigaan Pujon – Payung (lurus ke Pujon, belok kiri ke Coban Rondo/Payung).

Jika di pertigaan Songgoriti dan Payung tadi anda lewat sebelah kiri (lewat Payung), maka teruskan perjalanan hingga pertigaan Coban Rondo, dari situ teruslah berkendara hingga pertigaan Pujon (belok kiri) dan Songgoriti (belok kanan). Belok kanan dan berkendara pelan kurang lebih 50 meter, lewati 1 gang di sebelah kiri. Berhenti tepat di gang kedua di sebelah kiri jalan.

Gang itu merupakan titik pertemuan untuk setiap rute baik itu melalui Songgoriti maupun Payung, serta dari arah yang lain (Kediri, Pare, Ngantang, Pujon dsb). Mulai dari gang ini dan seterusnya di dalam akan banyak ditemukan papan petunjuk jalan menuju Omah Kayu atau Paralayang yang terletak di lokasi yang sama.

Perjalanan akan melalui jalanan sempit serta berlubang dimana-mana. Namun jangan khawatir karena mobil dapat melewati jalur itu hingga di parkiran Wana Wisata Gunung Banyak.

Mulai dari depan gang itu, teruslah hingga mentok di pertigaan (kiri dan kanan), belok kanan ke arah SMPN 1 Pujon. Terus hingga ketemu pertigaan (kiri dan lurus), beloklah ke kiri. Setelah itu di depan belok kanan dan terus lurus meskipun ketemu beberapa persimpangan di depan.

Lanjutkan perjalanan hingga tiba di tikungan “U” yang terdapat 2 jalur di ujungnya. Kiri merupakan jalan aspal dan kanan merupakan jalan beton menanjak. Lewati jalan beton menanjak itu dan terus hingga akhirnya tiba di loket masuk Wana Wisata Gunung Banyak.

Rute II: Kediri/Pare/Kasembon/Ngantang – Omah Kayu
Jika dari arah Kediri atau Ngantang, maka hanya perlu melakukan perjalanan ke arah kota Batu. Setelah tiba di jalan besar Pasar Pujon atau depan Koperasi Susu Sae Pujon (Kab. Malang), maka jarak tempuh perjalanan kurang lebih 2 hingga 2,5 km menuju pertigaan Songgoriti (lurus) dan Payung (kanan). Lurus disitu lewati satu gang dan belok kiri di gang kedua. Mulai dari sini jalur yang dilewati sama dengan yang telah dijabarkan di rute Malang – Omah Kayu di atas.

Tiket Masuk Omah Kayu

Untuk bisa sampai di tempat wisata omah kayu, kalian harus membayar tiket 2 kali. Pertama, kalian harus membayar tiket masuk Wana Gunung sebesar Rp.5000/org. dengan tiket itulah kalian bisa masuk dan hanya sampai di objek wisata paralayang dan sekitar omah kayu. Kemudian untuk bisa masuk ke kawasan wisata omah kayu kalian juga harus membayar tiket masuk lagi sebesar Rp.5000.org.

Harga Sewa Omah Kayu Batu Malang

harga tiket masuk ke omah kayu malang

Biaya yang perlu kalian keluarkan untuk menginap di Omah Kayu bervariasi mulai dari Rp. 350.000/kabin/malam untuk hari biasa, serta Rp. 450.000/kabin/malam saat hari libur. Dengan membayar sejumlah uang tersebut, kabin yang ditempati oleh tamu akan diberikan pembatas agar pengunjung yang datang hanya untuk jalan-jalan atau berfoto-foto tidak masuk sampai ke area kabin yang sudah disewa.

Cara Reservasi Omah Kayu

Agar kalian bisa booking salah satu tempat di Omah Kayu Malang ini sebaiknya kalian pesan jauh-jauh hari sebelumnya, paling tidak yang 1 minggu sebelumnya. Adapun untuk cara bookingnya sendiri bisa datang langsung ke tempat atau lebih enak lagi kalau kalian punya kontak pengelola disana yang bisa dihubungi.

Gimana sob, tertarik untuk datang ke Omah Kayu Batu Malang ? Buruan datang kesana dan booking tempatnya. Jangan sampai kehabisan yaa. Selamat Liburan… 🙂

Leave a Comment

%d bloggers like this: