√ Bacaan Niat Puasa Ramadhan dengan Tulisan Arab, Latin dan Artinya [Lengkap]

Niat Puasa Ramadhan – Hallo sobat semuanya. Gimana kabarnya nih kali ini ? Semoga baik-baik saja. Tak terasa yah sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Namun sebelum memasuki bulan yang penuh berkah tersebut tentunya banyak sekali yang harus dipersiapkan, salah satunya yaitu persiapan jasmani dan rohani.

Secara jasmani tentunya sobat semuanya sudah tahu apa yang harus dipersiapkan. Benar sekali, salah satunya yaitu kita berlatih untuk berpuasa seperti puasa senin kamis, puasa daud, sholat dhuha dan beberapa puasa sunnah lainnya.

Nah, untuk persiapan secara rohani sendiri juga banyak sekali yang harus kita persiapkan sob. Misalkan memperbanyak membaca Al Quran, mengikuti kajian-kajian dari para ustadz atau guru, membersihkan hati kita dari penyakit hati dan sebagainya. Akan tetapi dari sekian banyak hal yang harus dipersiapkan tersebut yang paling penting yaitu kita harus senantiasa meluruskan niat kita semata-mata hanya karena Allah SWT semata.

Seperti yang kita ketahui bahwa puasa ramadhan merupakan salah satu rukun islam dan ibadah wajib yang harus dilaksanakan oleh umat islam. Karena bulan ramadhan ini hanya terjadi satu kali dalam setahun, jadi moment tersebut bernilai sangat istimewa sekali bagi umat muslim.

Sehingga rasa gembira yang begitu besar akan hadir disetiap hati umat Islam yang ada di dunia ini. Hal ini karena Allah SWT telah memberi umur yang panjang dan kesempatan untuk bisa berjumpa dengan bulan suci ramadhan.

Selain diliputi dengan rasa gembira, umat Islam juga akan lebih semangat lagi untuk berlomba-lomba beribadah kepada Allah SWT. Hal tersebut dikarenakan pada bulan tersebut segala amal perbuatan yang dikerjakan oleh manusia akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Nah, pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin berbagi sedikit mengenai niat puasa ramadhan. Namun sebelumnya mungkin dari temen-temen banyak yang sudah tahu mengenai pembahasan kali ini. Tapi tak mengapa, semoga temen-temen yang belum tahu tentang niat puasa ramadhan ini menjadi lebih tahu.

Tentunya sudah penasaran dong temen-temen semuanya. Tak usah berlama-lama mari langsung saja simak pembahasan mengenai niat puasa ramadhan kali ini secara lengkap.

Baca juga : 100+ Ucapan Idul Fitri buat keluarga, saudara, sahabat yang menyentuh hati

Dalil Puasa Ramadhan

Mengenai dalil puasa ramadhan ini mungkin sudah sangat populer atau tdak asing lagi bagi kita. Selain itu banyak juga anak kecil yang sampai sudah hafal dalil mengenai puasa ramadhan. Kewajiban perintah puasa ramadhan telah diabadikan dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183 sebagai berikut :

dalil tentang puasa ramadhan

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu sekalian untuk berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu sekalian bertaqwa”. (Q.S Al Baqarah : 183).

Baca juga : 1000+ Kata kata inspirasi dan motivasi hidup

Niat Berpuasa Sesuai dengan Tuntunan Rasulullah SAW

Niat merupakan salah satu landasan dasar seorang hamba untuk mengerjakan suatu amal perbuatan. Apabila kita melakukan suatu amal perbuatan yang dengan niat karena selain Allah, maka sia-sia lah amal perbuatan yang kita lakukan tersebut. Bahkan jika kita melakukan suatu perbuatan yang bernilai dunia sekali pun akan dinilai ibadah jika diniatkan hanya mengharap ridho dari Allah SWT.

Maka dari itu mulai sekarang mari kita selalu memperbaiki niat kita dalam melaksanakan suatu perbuatan, baik itu yang bernilai dunia maupun akhirat hanya karena Allah SWT dan ingin mendapatkan Ridho-Nya. Seperti yang telah disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam haditsnya yaitu :

niat puasa ramadhan

“Setiap amal tergantung pada niat. Seseorang hanya mendapat apa yang ia niatkan” (HR. Bukhari)

Dari hadits diatas telah dijelaskan bahwa segala amal perbuatan yang kita lakukan itu tergantung dengan niatnya. Tetapi yang perlu digaris bawahi bahwa hadits ini berlaku untuk semua amal perbuatan yang kita lakukan. Begitu pula dengan puasa ramadhan. Jika kita melakukannya dengan niat yang ikhlas karena Allah, maka Insya Allah puasa kita akan diterima. Begitupun sebaliknya, jika kita melakukan puasa karena niat selain Allah SWT maka puasa kita akan tidak diterima.

Keutamaan menunaikan puasa ramadhan sendiri sangatlah banyak sekali. Salah satu keutamaan puasa ramadhan yaitu berupa ampunan terhadap dosa sebelumnya juga hanya bisa didapatkan jika niatnya ikhlas karena Allah. Sebagaimana sabda Rasulullah yaitu :

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa puasa Ramadhan karena iman dan mengharap perhitungan dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Bukhari dan Muslim).

Waktu Niat Puasa Ramadhan

Niat puasa sendiri menurut Prof Dr Wahbah Az Zuhaili dalam Fiqih Islam wa Adillatuhu, maknanya yaitu keinginan secara umum (al iradah al kulliyah). Sehingga niat dari malam hari tetap dianggap sah dan niat tidak disyaratkan harus bersamaan dengan terbitnya fajar. Bahkan menurut madzhab Syafi’i, niat puasa Ramadhan bersamaan dengan terbitnya fajar tidak sah.

Karena sulitnya menepatkan niat puasa menjelang terbitnya fajar, maka niat puasa Ramadhan boleh dilakukan pada malam hari, bisa juga pada waktu sahur. Yang tidak boleh jika niat dilakukan setelah terbitnya fajar. Berbeda dengan puasa sunnah yang niatnya boleh dilakukan saat pagi.

Jumhur ulama selain madzhab Hanafi sepakat bahwa niat wajib dilakukan pada malam hari. Jumhur ulama selain madzhab Syafi’i sepakat bahwa makan sahur sudah dianggap niat puasa, kecuali saat makan sahur berniat tidak puasa. Sedangkan menurut madzhab Syafi’i, makan sahur tidak dianggap niat puasa kecuali jika makan sahurnya disertai niat puasa.

Pengucapan Niat 

Semua ulama telah bersepakat bahwa tempat niat yaitu di dalam hati. Niat dengan hanya mengucapkan di lisan saja belum dianggap cukup. Mengucapkan niat bukanlah suatu syarat. Artinya, tidak harus melafalkan niat. Namun menurut jumhur ulama selain madzhab Maliki, hukumnya sunnah dalam rangka membantu hati menghadirkan niat.

Sedangkan dalam madzhab Maliki, yang terbaik adalah tidak melafalkan niat karena tidak ada contohnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Baca juga : 50+ Contoh syair agama, pendidikan, lingkungan beserta maknanya

Bacaan Niat puasa Ramadhan

Dalam madzhab Syafi’i, kesempurnaan niat puasa Ramadhan adalah dengan lafal niat sebagai berikut:

lafal niat puasa ramadhan dan artinya

Artinya : “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Sedangkan menurut Madzhab Hambali, siapa yang hatinya terbersit keinginan bahwa besok akan puasa, maka itu sudah dianggap niat.

Doa Buka Puasa

Berikut ini doa buka puasa di bulan ramadhan:

bacaan doa buka puasa dan artinya

Atau jika ditulis dengan latin adalah berikut ini :

“ALLAAHUMMA LAKASUMTU WABIKA AAMANTU WA’ALAA RIZQIKA AFTHORTU BIROHMATIKA YAA ARHAMAR ROOHIMIIN”

Nah, itulah tadi sedikit pembahasan kali ini mengenai niat puasa ramadhan. Semoga pembahasan kali ini bisa menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi kita semua. Dan semoga segala amal ibadah yang kita lakukan dibulan ramadhan kali ini bisa diterima dan diridhoi oleh Allah SWT. Terima Kasih… 🙂

Leave a Comment

%d bloggers like this: