√ Bacaan Doa Setelah Adzan dan Iqomah dengan Latin dan Artinya

Doa Setelah Adzan – Sejatinya suara adzan merupakan sebuah panggilan untuk umat muslim agar menunaikan ibadah sholat. Dengan dikumandangkannya suara adzan tersebut dharapkan semua umat Islam harus segera mungkin mengambil air wudhu dan dilanjutkan dengan mengerjakan sholat. Dalam kehidupan sehari-hari suara adzan ini dikumandangkan sebanyak 5 kali sebagai pertanda telah tiba untuk kita menunaikan kewajiban yaitu ibadah sholat.

Perlu kalian ketahui bahwa ternyata diseluruh dunia dalam sehari suara adzan ini tidak pernah berhenti, karena sekarang ini agama Islam merupakan salah satu agama yang memiliki umat yang sangat banyak sekali.

Ketika seorang muslim mendengar panggilan adzan di waktu sholat, sudah seharusnya sesegera mungkin bergegas untuk memenuhi panggilan tersebut yaitu dengan datang ke masjid untuk menunaikan sholat secara berjamaah (wajib bagi laki-laki).

Sebagaimana Nabi Muhammad SAW telah bersabda bahwa ketika kita mendengar suara adzan kita harus tenang dan menjawab panggilan tersebut sesuai yang telah diajarkan, maka akan dijanjikan surga baginya oleh Allah SWT.

Selain itu ada juga beberapa keutamaan setelah mendengar adzan, salah satunya yaitu dengan membaca doa setelah adzan. Lalu bagaimana bacaan doa setelah adzan yang sesuai dengan ajaran Islam ? Nah, pada kesempatan kali ini akan kita bahas bersama-sama mengenai doa setelah adzan dan beberapa hal penting lainnya yang masih berkaitan dengan adzan dan iqomah.

Baca juga : Bacaan doa sholat dhuha dengan latin beserta arti dan keutamaannya

Okay, nggak usah berlama-lama, mari langsung saja kita simak bersama-sama informasinya berikut ini.

Bacaan Doa Setelah Adzan Beserta Artinya

Perlu kalian ketahui bahwasannya doa setelah adzan itu sama saja, baik itu setelah adzan Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib maupun Isya. Nah, berikut ini adalah bacaan doa setelah adzan yang benar pada umumnya.

doa setelah adzan dengan latin

Latin: Allaahumma robba haadzihid da’watit taammati wash sholaatil qooimati aati muhammadanil wasiilata wal fadhiilata wasy syarofa wad darajatal ‘aaliyatar raofii’ata wab’atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa’adtahu, innaka laa tukhliful mii’aada yaa arhamar roohimiina.

Artinya : “Ya Allah, Tuhan yang mempunyai seruan yang sempurna, dan sholat yang tetap didirikan, karuniailah nabi Muhammad tempat yang luhur, kelebihan, kemuliaan, dan derajat yang tinggi. tempatkanlah dia pada kedudukan yang terpuji seperti yang telah Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau tiada menyalahi janji. wahai dzat yang Maha Penyayang”

Nah, ketika kita telah selesai mendengarkan suara adzan, kita disunnahkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk mengerjakan beberapa amalan setelahnya salah satunya yaitu dengan membaca doa setelah adzan seperti yang telah dicantumkan diatas.

Membaca doa setelah adzan ini memiliki banyak sekali keistimewaan, diantaranya yaitu sesuai dalam hadits Rasulullah SAW berikut ini :

“Dari Jabbir ra sesungguhnya nabi Saw bersabda : siapa yang mengucapkan setelah panggilan adzan : Allahumma rabba hadzihidda watittammah washsholatil qaimah ati Muhammadanil wasilata walfadhilah wab’tshu maqamammahmudanilladzi wa’adtah (Ya Allah tumpuan doa yang sempurna dan sholat yang didirikan ini. berilah kiranya Nabi Muhammad wasilah dan kemuliaan, dan tempatkanlah ia pada kedudukan terhormat yang telah engkau janjikan), pasti ia akan memperoleh syafa’atku pada hari kiamat.” (H.R Bukhari)

Baca juga : Bacaan niat puasa senin kamis yang benar dan keutamaannya

Lafal Adzan Beserta Jawabannya

lafal bacaan adzan

Berikut ini adalah lafal adzan dan jawabannya :

Lafadz Adzan: اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر

Jawaban: اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر

 

Lafadz adzan: أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّاللهُ

Jawaban: أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّاللهُ

 

Lafadz adzan: اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Jawaban: اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

 

Lafadz adzan: حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ

Jawaban: لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

 

Lafadz adzan: حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ

Jawaban: لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

 

Lafadz adzan: اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر

Jawaban: اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر

 

Lafadz adzan: لاَ إِلَهَ إِلاَّالله

Jawaban: لاَ إِلَهَ إِلاَّالله

Kemudian untuk adzan akan shalat subuh, ketika selesai malantunkan  “Hayya ‘Alal Falaah” pada adzan, muadzin harus membaca kalimat tambahan berikut ini :

Lafadz Adzan Subuh

اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ

Jawaban Adzan Subuh

صَدَقْتَ وَبَرَرْتَ وَاَنَا عَلَى ذَلِكَ مِنَالشَّاهِدِيْنَ

Amalan Diantara Adzan Hingga Iqomah

Diantara adzan dan iqomah tentunya ada waktu yang harus kita manfaatkan. Nah, berikut ini beberapa amalan sunnah yang berpahala diantara waktu adzan dan iqomah.

1. Shalat Sunnah

amalan diantara adzan dan iqomah

Terdapat ada beberapa shalat sunnah yang kebanyakan orang kerjakan diantara waktu adzan dan iqomah ini, diantaranya adalah sebagai berikut :

Baca juga : Niat puasa Ramadhan dan artinya beserta keutamaan didalamnya

A. Shalat Tahiyyatul Masjid. Shalat sunnah yang satu ini sebenarnya juga bisa dilakukan diluar waktu antara adzan dan iqomah seperti setiap masuk masjid. Akan tetapi banyak juga orang yang melakukannya diantara adzan dan iqomah, dan itu juga diperbolehkan.

Sebagaimana dalam sabda Nabi SAW berikut ini :

« إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَجْلِسَ »

 “Jika salah seorang diantara kalian masuk masjid, maka hendaknya ia shalat dua rakaat sebelum ia duduk.” (HR Bukhari dan Muslim)

B. Shalat Sunnah Rawatib. Shalat ini biasanya dilakukan sebelum melaksanakan shalat fardlu yang memiliki sunnah qabliyah, diantaranya yaitu shalat subuh dan dzuhur. Abdullah bin Umar menuturkan:

“Aku hapal dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sepuluh rakaat; dua rakaat sebelum dzuhur, dua rakaat setelahnya, dua rakaat setelah maghrib di rumahnya, dua rakaat setelah isya di rumahnya dan dua rakaat sebelum subuh.” (HR Bukhari)

C. Shalat Antara Adzan dan Iqomah. Shalat sunnah yang satu ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW agar dikerjakan sebelum shalat fardlu. Sebagaimana dalam sabda beliau :

« بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلاَةٌ – ثَلاَثًا – لِمَنْ شَاءَ »

 “Antara adzan dan iqamat itu terdapat shalat –Rasul mengulanginya tiga kali- bagi siapa yang berkehendak.” (HR Bukhari dan Muslim)

Baca juga : Tata cara, keutamaan dan doa sholat tahajud beserta artinya [Lengkap]

2. Berdzikir Kepada Allah SWT

keutamaan berdzikir kepada Allah

Berdzikir merupakan sebuah amalan yang sangat mudah kita kerjakan namun juga memiliki pahala yang sangat besar. Nah, diantara waktu adzan dan iqomah ini dianjurkan sekali untuk semua umat muslim untuk memperbanyak dzikir kepada Allah SWT. Bahkan Rasulullah SAW tidak pernah melwsatkan waktu tersebut untuk berdzikir.

Aisyah RA berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa berdzikir dalam setiap waktu dan keadaannya.” (HR Bukhari Muslim)

Seperti yang telah kita ketahui bahwa sudah terdapat banyak sekali kalimat dzikir yang bisa kita ucapkan pada waktu tersebut, misalkan subhaanallah wa bihamdihi, subhanallahil ‘adziim, alhamdulillah, Allahu akbar, laa ilaaha illallallah, laa haula wa laa quwwata illa billah dan masih banyak lagi.

3. Berdoa

waktu diijabahnya doa

Amalan yang satu ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW agar kita semua memperbanyak doa kepada Allah SWT di waktu antara adzan dan iqomah. Hal ini karena pada waktu tersebut doa-doa yang kita panjatkan  pasti akan dikabulkan oleh Allah SWT. Sebagaimana yang telah diterangkan didalam hadits berikut ini :

«لاَ يُرَدُّ الدُّعَاءُ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ»

“Tidak akan ditolak doa antara adzan dan iqamah.” (HR Abu Dawaud, At-Tirmidzi, ia berkata: Hasan)

Baca juga : 100+ Kumpulan ucapan pernikahan Islami buat sahabat dan teman

4. Membaca Al Quran

keutamaan membaca Al Quran

Membaca Al Quran merupakan sebuah amalan yang sangat tinggi dihadapan Allah SWT. Nah, di waktu yang seperti ini lah sangat pas sekali untuk mengamalkannya. Selain itu pahala seseorang yang membaca Al Quran juga sangat besar. Sebagaimana didalam sabda Rasulullah SAW berikut ini :

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah, maka untuknya satu kebaikan. Dan satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf.” (HR Tirmidzi, ia berkata: hasan shahih gharib)

5. Memperbanyak Istighfar

keutamaan istighfar

Istighfar adalah sebuah kalimat yang harus sering kita ucapkan, karena dalam kalimat ini mengandung sebuah permohonan ampun kepada Allah SWT atas segala dosa-dosa yang telah kita lalukan. Telah banyak sekali ayat maupun hadits yang menunjukan keutamaan dari beristighfar kepada Allah SWT, diantaranya :

قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَقُولُ « وَاللَّهِ إِنِّى لأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِى الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً »

Abu Hurairah menuturkan, aku mendengar Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, “Demi Allah, sungguh aku beristighfar kepada Allah dan bertobat kepada-Nya dalam satu hari lebih dari tujuh puluh kali.” (HR Bukhari)

عن الأَغَرِّ بنِ يسار المزنِيِّ – رضي الله عنه – ، قَالَ : قَالَ رَسُول الله – صلى الله عليه وسلم – « يَا أَيُّهَا النَّاسُ ، تُوبُوا إِلى اللهِ واسْتَغْفِرُوهُ ، فإنِّي أتُوبُ في اليَومِ مئةَ مَرَّةٍ »

Dari Al Aghar bin Yasar Al Muzani radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai manusia, bertobatlah kepada Allah dan beristighfarlah kepada-Nya. Sesungguhnya aku bertobat dalam satu hari seratus kali.” (HR Muslim)

Baca juga : 6 Penyakit hati yang harus dihindari seorang muslim

Doa Setelah Iqomah Beserta Artinya

doa setelah adzan dan iqomah

Iqomah atau Iqamah sendiri berarti seruan, ajakan atau tanda bahwa akan segera didirikannya sholat fardlu. Kemudian untuk lafal iqomah sendiri sebenarnya hampir sama dengan bacaan adzan. Hanya saja jika pada lafal adzan dibaca dua kali, sedangkan untuk iqomah hanya dibaca sekali saja  dan ada beberapa kalimat tambahan.

Untuk melantunkan iqomah ini sebaiknya diucapkan dengan sedikit lebih cepat dibandingkan saat adzan dan diucapkan dengan suara yang lebih rendah daripada saat adzan.

Nah, berikut ini adalah bacaan doa setelah iqomah yang biasa dibaca pada umumnya :

اَقَامَهَااللهُ وَاَدَامَهَا مَادَامَتِ السَّمَوَاتُ وَاْلاَرْضُ

Latin: Aqoomahallaahu wa adaamahaa maadamatis samaawaatu wal ardlu

Artinya:
“Semoga Allah selalu menegakkan dan mengekalkan adanya shalat selama langit dan bumi masih ada”
Nah, dibawah ini ada beberapa lantunan adzan yang mungkin sudah sering sekali kita dengar, entah itu di tv, radio atau lainnya. Silahkan tonton video yang diambil dari youtube berikut ini.


Mungkin hanya itu dulu yang bisa saya bagikan ke kalian semua pada kesempatan kali ini mengenai doa setelah adzan dan beberapa hal penting lainnya yang perlu untuk diketahui.
Mari kita sama-sama mengamalkan apa yang telah kita dapat dari pembahasan kali ini dalam kehidupan sehari-hari, karena sebuah ilmu tidak akan bermanfaat kecuali diamalkan.
Dan mulai sekarang mari kita jaga selalu sholat kita bersama-sama, terutama bagi laki-laki agar bisa berjamaah di masjid karena sholat berjamaah di masjid itu sangat besar sekali pahalanya. Kemudian mari kita usahakan juga ketika mendengar adzan untuk menghentikan segala urusan kita untuk memenuhi panggilan dari Allah SWT yaitu dengan menunaikan sholat.
Demikian yang bisa saya bagikan kali ini dan mungkin bisa kita sambung lagi di lain waktu. Semoga bermanfaat. Sekian dan Terimakasih… 🙂

Leave a Comment

%d bloggers like this: