√ 15+ Contoh Surat Resmi dengan Benar Beserta Penjelasannya [Lengkap]

Contoh Surat Resmi – Pernahkah kalian membuat surat resmi? Atau barangkali ada diantara kalian yang masih bingung dengan cara pembuatannya. Nah, bagi kalian yang masih bingung atau belum tahu tentang surat resmi, pada artikel ini kita akan mengulas lebih dalam lagi mengenai contoh surat resmi.

Pada umumnya surat resmi sering dikeluarkan atau dibuat oleh beberapa organisasi yang besar untuk suatu kepentingan. Adapun salah satu contohnya yaitu seperti surat dinas atau surat kuasa. dan masih banyak lagi. Agar lebih mengetahui lebih dalam lagi tentang surat resmi mari kita simak contoh surat resmi berikut ini. Namun sebelum musik pada pembahasan utama kita kali ini alangkah baiknya jika kalian ketahui beberapa hal penting tantang surat resmi berikut ini.

Langsung saja simak penjelasan surat resmi berikut ini.

Pengertian Surat Resmi

penulisan contoh surat resmi

Sebenarnya banyak sekali orang yang belum mengetahui arti yang sebenarnya mengenai surat resmi ini. Selain itu tidak sedikit pula yang mengira bahwa surat resmi memang sama dengan jenis surat pada umumnya. Namun kedua surat ini memanglah sangat berbeda dengan contoh surat pada umumnya.

Apabila diperhatikan dengan teliti salah satu yang membedakan diantaranya keduanya yaitu mulai dari cara penulisannya sampai bahasa yang digunakan. Jika kita menulis sebuah surat masih mengunakan bahasa sehari-hari, maka surat yang kita buat tersebut belum bisa dikatakan sebagai surat resmi.

Perlu kalian ketahui bahwa sebuah surat dapat dikatakan resmi yakni ketika pembuatannya sudah menggunakan bahasa yang resmi atau baku. Nah, dengan demikian surat resmi dapat kita artikan sebagai surat yang dikeluarkan oleh perseorangan, instansi atau organisasi yang bersifat formal dan juga menggunakan bahasa yang resmi atau baku.

Baca juga : 5+ Cara membuat telur asin dengan cepat [+Video]

Ciri-ciri Surat Resmi

Tak hanya menggunakan bahasa yang baku, ada beberapa karakteristik atau ciri dari surat resmi ini, diantaranya adalah sebagai berikut

1. Menggunakan kop surat {Jika dikeluarkan oleh suatu lembaga atau organisasi)

Hampir sama dengan beberapa contoh surat yang lainnya, untuk surat resmi kebanyakan juga menggunakan kop surat. Namun ada juga surat resmi yang tidak menggunakan kop atau kepala surat, misalnya surat resmi yang dikeluarkan oleh perseorangan. Adapun dengan adanya kop surat ini biasanya digunakan sebagai identitas (instansi atau organisasi) dan dari pengirim surat, dengan tujuan agar si penerima surat tahu dari mana asal dari surat tersebut.

2. Menggunakan nomor surat, perihal dan lampiran

Didalam surat ini adanya ketiga elemen ini yang penting untuk dicantumkan. Adapun fungsinya adalah sebagai berikut :

  • Nomor Surat

Untuk fungsi dari nomor surat ini diantaranya sebagai berikut :

  1. Untuk membagi Penggolongan atau pengelompokan surat sesuai dengan jenis isi surat
  2. Untuk memudahkan pencarian jika surat dibutuhkan
  3. Untuk memudahkan penyimpanan administratif
  4. Untuk memudahkan pengontrolan frekuensi pengiriman surat

Kemudian dalam membuat nomor surat ini juga harus memperhatikan beberapa hal, diantaranya sebagai berikut :

  1. Nomor surat dikeluarkan sesuai dengan urutan surat, dihitung sejak nomor akhir pembuatan surat
  2. Kode kedudukan surat, misal KEl = Surat keluar
  3. Bulan dan tahun pembuatan
  4. Kode tujuan surat, missal SPK (Surat Perintah kerja )

Contoh nomor surat yang benar :

Nomor : 016/ SPK/II/2017

016        : Menunjukkan surat ke -16

SPK       : Surat Perintah Kerja

II           : dibuat pada bulan ke-2 (Februari)

2017      : Dibuat pada tahun 2017

  • Lampiran

Untuk lampiran dalam surat resmi biasanya bersifat optional, namun jika tidak ada kalian cukup memberikan tanda (-).

  • Perihal

Pada umumnya untuk perihal ini berisi sifat surat resmi, misal diisi : undangan, pemberitahuan atau yang lainnya.

3. Menggunakan salam pembuka dan penutup yang resmi

Pada bagian pembuka atau penutup pada surat resmi yaitu sama dengan beberapa contoh surat yang lainnya. Misal dengan kata Hormat saya, Hormat kami dan Assalamu’alaikum. Kemudian untuk bagian penutupnya bisa kalian gunakan kata “Terimakasih, Demikian…. , Waalaikumsalam dan lain-lain.

4. Menggunakan bahasa yang baku

Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa untuk penulisan surat resmi ini harus menggunakan bahasa yang baku. Selain itu juga harus sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), EYD dan juga menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

5. Sertakan stempel atau cap dan tanda tangan

Pada bagian paling bawah dari surat resmi harus ada stempel dari perusahaan serta tanda tangan dan nama pembuat surat. Dengan adanya cap dan tanda tangan ini dapat menguatkan kedudukan surat tersebut.

6. Menggunakan format tulisan tertentu (Tidak bebas)

Format tulisan yang digunakan telah ditentukan pada bagian-bagian surat resmi, jadi dalam menulis surat tidak boleh asal-asalan. Selain itu juga merupakan surat yang terstruktur dengan format tertentu.

Jenis Surat Resmi

Setelah mengetahui beberapa ciri dari surat resmi ini, agar ketika menulis surat resmi tidak salah perlu kalian ketahui terlebih dahulu tentang jenis-jenis surat resmi. Nah, pada bab ini akan kami jelaskan berbagai jenis surat resmi. Adapun untuk jenisnya dibedakan berdasarkan isinya yaitu ada 8 macam, diantaranya sebagai berikut :

  1. Surat Undangan Resmi. Untuk jenis surat resmi yang satu ini memang paling sering kita jumpai. Bagi yang belum tahu, surat undangan biasanya dikeluarkan oleh beberapa instansi pemerintah atau lainnya dengan tujuan mengundang seseorang untuk hadir dalam acara yang akan diselenggarakan. Salah satu contohnya yaitu seperti surat undangan rapat atau yang lainnya.
  2. Surat Panggilan. Jenis surat seperti ini biasanya dikeluarkan oleh beberapa perusahaan atau lembaga pemerintahan dengan tujuan mengundang seseorang untuk hadir disuatu tempat untuk membicarakan sesuatu hal yang penting. Sebagai contohnya yaitu surat panggilan dari pengadilan, surat panggilan interview dan sebagainya.
  3. Surat Edaran. Pada umumnya untuk memberitahukan suatu informasi dengan cepat, para perusahaan, pemerintah, organisasi atau lembaga sering menggunakan surat edaran. Jenis surat yang satu ini bisa berupa surat pemadaman listrik, surat pemberitahuan hari libur dan lainnya. Untuk lebih jelasnya bisa kalian lihat contoh surat edaran yang benar.
  4. Surat Keputusan. Surat keputusan ini bisanya dikeluarkan oleh suatu instansi yang diberikan kepada seseorang. Pada umumnya surat ini disingkat dengan SK. Contoh surat keputusan yang paling sering kita jumpai yaitu seperti surat ijazah kelulusan, Surat Keputusan Pengangkatan Karyawan, Surat Keputusan Pengangkatan Pengurus atau yang lainnya.
  5. Surat Perintah. Jenis surat resmi yang ke lima yaitu surat perintah. Pada umumnya kerap digunakan oleh lembaga pemerintahan atau perusahaan. Dengan dibuatkannya surat ini yaitu bertujuan mengutus seseorang untuk melakukan suatu hal yang tercantum dalam surat tersebut. Contoh surat perintah ini misalkan surat perintah lembur.
  6. Surat Kuasa. Pada bab sebelumnya kita telah membahas secara lengkap tentang surat kuasa ini. Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa surat kuasa adalah sebuah surat yang berisi tentang pemberian wewenang dari instansi atau perseorangan pada suatu kepentingan. Misalkan surat kuasa tanah, surat kuasa pengambilan uang dan lainnya.
  7. Surat Perjanjian. Biasanya surat perjanjian ini dibuat oleh antar perseorangan atau perusahaan untuk melakukan kerjasama. Selain itu juga banyak sekali contoh surat perjanjian ini, contohnya : surat perjanjian jual beli, surat perjanjian kontrak dan masih banyak lagi.
  8. Surat Niaga. Pada umumnya jenis surat yang satu ini digunakan untuk melakukan transaksi antara penjual dan pembeli dalam skala yang besar. Contohnya surat pembelian tanah, surat pembelian rumah dan sebagainya.

Fungsi Surat Resmi

Banyak sekali orang belum mengetahui tentang fungsi surat resmi yang sebenarnya. Ternyata dengan adanya surat resmi ini dapat memudahkan bagi pengirim maupun penerima dalam mendapatkan dan menerima informasi. Nah berikut ini beberapa fungsi surat resmi, diantaranya sebagai berikut :

  1. Sebagai Sarana Komunikasi. Seperti yang kita ketahui bahwa pada zaman dahulu surat banyak sekali digunakan sebagai alat untuk komunikasi dari jarak jauh. Namun di masa yang serba modern seperti saat ini surat masih juga tetap digunakan untuk kepentingan formal. Contohnya yaitu surat resmi.
  2. Sebagai Dokumentasi Tertulis. Pada umumnya setiap perusahaan atau instansi selalu membutuhkan dokumen tertulis yang berfungsi sebagai bukti dalam administrasi. Nah, disitulah surat resmi banyak digunakan. Hal ini karena surat juga digunakan sebagai bukti tertulis pada umumnya.
  3. Pedoman Kerja. Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa salah satu jenis surat resmi yaitu bersifat perintah. Hal ini banyak juga surat perintah yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan dengan bentuk dalam pedoman kerja. Dalam perusahaan  pedoman kerja mengacu pada surat yang telah disepakati oleh pihak yang bersangkutan, seperti surat kontrak kerja. Dengan surat tersebut, hal-hal yang bersangkutan tentang pedoman kerja tertulis didalamnya.
  4. Wakil Penulis. Surat merupakan salah satu cara seseorang untuk menyampaikan sebuah informasi kepada orang lain tanpa harus bertemu secara langsung. Dengan demikian surat secara otomatis surat tersebut sudah menjadi wakil dari penulis untuk menyampaikan informasi.
  5. Sebagai Keterangan. Seperti yang kita ketahui bahwa salah satu fungsi utama dari ada surat ini yaitu digunakan untuk menjelaskan keadaan atau keterangan tertentu oleh pengirim. Sebagai contohnya yaitu surat keterangan lulus, surat keterangan tidak mampu dan surat keterangan izin pendirian bangunan dan sebagainya. Pada intinya pada surat resmi tersebut berisi tentang menjelaskan sesuatu hal yang penting.
  6. Sebagai Jaminan. Selain sebagai dokumentasi tertulis banyak juga jenis surat yang digunakan untuk jaminan pada beberapa kepentingan tertentu untuk melindungi orang yang bersangkutan. Contohnya adalah surat perjanjian digunakan sebagai jaminan tanggung jawab antara pihak satu dan yang lainnya.

Bagian-bagian Surat Resmi

penulisan bagian contoh surat resmi

Nah, pada bab ini agar kalian dapat membedakan antara surat resmi dengan yang biasanya bisa kalian perhatikan pada bagian-bagiannya dan bahasa yang digunakan. Adapun didalam surat harus memuat beberapa komponen yang harus dipenuhi. Agar lebih jelasnya langsung saja simak penjelasan bagian-bagian surat resmi pada berikut ini.

  • Kepala Surat atau Kop Surat

Setiap surat resmi harus terdapat kop atau kepala surat, hal ini karena kop surat merupakan sebuah identitas lembaga organisasi pembuat surat. Adapun struktur dari kop surat ini haris mengandung beberapa hal berikut ini:

  1. Logo atau lambang lembaga atau instansi (jika ada)
  2. Nama instansi
  3. Alamat instansi
  4. Nomor telepon, faximile atau email

Kemudian jika surat tersebut dari perusahaan bisa kalian tambahkan macam usaha, bidang kegiatan, nomor izin usaha. Adapun fungsi dari kepala surat ini adalah :

  1. Untuk mengetahui nama dan alamat kantor instansi
  2. Untuk memberi informasi tentang bidang usaha, jenis kegiatan
  3. Sebagai Alat promosi
  • Nomor Surat

penulisan contoh curat resmi

Pada biasanya untuk nomor dalam surat resmi tidak ada ketentuannya. Namun pada umumnya ditulis dengan menggunakan kode supaya tidak terlalu panjang dan memudahkan bagi penerima.

Selain itu nomor surat berisi nomor urut, kode, bulan dan tahun pembuatan surat. Sering kita jumpai nomor surat dengan angka romawi, namun tidak masalah jika penulisan nomor menggunakan angka biasanya atau yang lainnya, tergantung kebijakan dari instansi tersebut. Letak Nomor biasanya ditulis setelah kop surat disebelah kiri. Kemudian disusul oleh Lampiran dan perihal.

  • Tanggal Penulisan Surat

Dengan adanya penulisan tanggal ini bertujuan agar si penerima surat dapat mengetahui kapan surat yang ia terima dibuat. Dengan demikian penulisan tanggal dalam surat resmi sangatlah penting. Tak hanya dalam surat resmi saja namun hal ini juga berleku untuk semua jenis surat.

  • Lampiran yang disertakan

Salah satu fungsi dari adanya lampiran ini yaitu untuk menunjukan bahwa ada beberapa dokumen yang ikut disertakan dalam surat resmi tersebut. Salah satu contoh penulisan lampiran yang benar adalah sebagai berikut :

No             : –
Lamp         : 5 Lembar
Perihal       : –

  • Perihal

Pada bagian perihal ini bertujuan untuk menunjukkan kepada penerima mengenai isi pokok surat, dengan begitu penerima segera mengetahui tujuan surat tersebut.

  • Alamat Tujuan

Dari sekian komponen dalam surat resmi, salah satu yang paling penting yaitu alamat. Jika dalam penulisan alamat pada surat tersebut salah, makan surat yang kita kirimkan tidak akan sampai kepada orang yang dituju. Oleh karena itu sangat penting sekali adanya alamat ini dalam setiap surat dan penulisannya pun harus sesuai dan benar.

Pada umumnya penulisan alamat ditulis sebanyak dua kali, alamat pertama pada amplop surat dan yang kedua pada isi surat itu sendiri. Namun alamat yang disertakan di amplop  harus alamat lengkap. Hal ini mengantisipasi kesalahan ketika pengiriman.

Untuk contoh penulisan alamat yang benar, maka harus perhatikan beberapa hal berikut ini :

  1. Penggunakan “Kepada” tidak perlu ditulis, karena mengandung kemubadziran.
  2. Penulisan “Yang terhormat” atau yang sering disingkat ”Yth.” Berfungsi untuk memberi penghormatan kepada penerima surat. Seperti atasan, relasi kerja atau teman.
  3. Sebutan ”Bapak”, ”Ibu”, atau ”Sdr.” hanya  berlaku pada nama orang, dan tidak digunakan pada nama instansi maupun jabatan tertentu.

Contoh penulisan :

Yth. Manajer PT Ulul Albab
Jalan Gajayana , Lowokwaru
Kota Malang
Yth. Ibu H. Siti Romlah, S.H.
Kepala Yayasan Pondok Pesantren Putri Aisyiah
Jalan Raya Caruban – Ngawi KM 2

Catatan :

  1. Penggunakan titik hanya digunakan setelah singkatan. Tidak perlu disetiap akhir baris.
  2. Kode pos sangat dianjurkan untuk ditulis karena akan membantu petugas pos dalam mengirimkan surat tersebut (terutama bila dikirimkan melalui Perum Pos dan Giro).
  • Salam Pembuka

Selain alamat, penulisan salam pembuka juga harus tetap ada dan wajib. Tujuan adanya salam pembuka adalah membuka pembicaraan dalam surat tersebut. Namun dalam keadaan tertentu tidak menggunakan salam pembuka, seperti surat – surat yang berisi berita.

  • Isi Surat

Isi surat merupakan salah satu hal yang paling penting dalam semua jenis surat. Sebagaimana dalam isi surat ini memuat beberapa pokok-pokok atau maksud dan tujuan adanya surat tersebut. Didalam isi surat ini terdapat beberapa bagian yang harus ada, seperti pembuka, bagian inti dan penutup. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut :

  1. Pembuka. Pada bagian ini kalimat pembuka berfungsi untuk pengantar pembaca sebelum masuk pada inti pembahasan. Didalam pembuka surat juga dapat berisi tentang inti masalah yang akan disampaikan kepada calon penerima surat.
  2. Isi Pokok. Untuk bagian isi ini biasanya berisi tentang maksud, tujuan atau keinginan pembuat surat dalam membuat surat. Selain itu untuk penyampaian pada bagian ini juga harus jelas dan mudah dipahami.
  3. Penutup. Dalam bagian penutup surat ini  berisi tentang penegasan kembali, simpulan, harapan dan juga ucapan terima kasih. Dengan demikian pada bagian tersebut menandai bahwa uraian pokok yang ingin disampaikan melalui surat sudah selesai. Untuk penulisan penutup surat harus secara singkat dan tegas.
  • Salam Penutup. Biasanya untuk salam penutup ini berisi beberapa kata yang pada umumnya digunakan untuk menambah kesantunan dalam berkomunikasi. Meskipun  salam penutup ini  baik digunakan, tetapi tidaklah berarti semua surat wajib menggunakan salam penutup. Salam penutup hanya digunakan dalam surat-surat berita.
  • Tanda Tangan dan Nama Penanggung Jawab. Dengan adanya tanda tangan dari pembuat surat ini akan menguatkan surat yang telah dibuat tersebut kepada penerima. Pada bagian ini sangatlah penting untuk dicantumkan. Karena jika tidak ada tanda tangan dan nama pembuat surat tersebut maka orang yang menerima tidak akan tahu dari mana asal surat tersebut. Nama penanggung jawab  adalah penanda bahwa nama tersebut yang bertanggung jawab atas isi surat  dan dikuatkan dengan tanda tangan. penanda tangannya adalah nama orang yang tercantum dalam surat tersebut.
  • Tembusan. Pada bagian ini adanya tembusan yaitu bersifat optional. Biasanya adanya tembusan jika ada pihak lain yang dianggap perlu untuk mengetahui isi surat tersebut.

Nah, itulah tadi beberapa penjelasan secara lengkap mengenai surat resmi. Mungkin jika diantara kalian yang masih belum paham tentang surat resmi bisa kalian lihat contoh surat resmi dengan penulisan yang benar ada bab selanjutnya.

Contoh Surat resmi

Setelah mengetahui penjelasan mengenai surat resmi, pada bab ini akan kami sampaikan beberapa contoh surat resmi yang benar. Seperti yang kita ketahui banyak sekali contoh surat resmi yang sering kita jumpai. Nah, berikut ini contoh surat resmi yang benar.

Contoh Surat Resmi Sekolah

SMA Negeri 15 Jakarta
Jl. Jend. Ahmad Yani No. 25 Jakarta
No. Telp. (021) 65045045

__________________________________________________________________________________________________________________________

Jakarta, 11 Desember 2012

No            : 071/SMAN 15 Jakarta/09/2012
Lampiran  : Terlampir
Perihal      : Pemberitahuan

Yth. Orang tua / Wali Murid
Kelas XII SMA Negeri 15
Jakarta

Dengan hormat,
Bersamaan dengan terbitnya surat ini, kami ingin memberitahukan bahwa dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para siswa siswi SMA Negeri 15 Jakarta terutama untuk kelas XIII. Maka kami sebagai badan pendidikan sekolah, akan mengadakan kegiatan studi lapangan bagi siswa dan siswi.

Adapun acara akan diselenggarakan pada :

Hari/Tanggal : Senin, 20 September 2012
Pukul            : 08.00 s.d. selesai
Tempat         : Jakarta
Acara           : Penelitian dan Pengkajian Flora dan Fauna Langka

Demikian surat pemberitahuan ini kami sampaikan, untuk perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan banyak terima kasih.

                                                                       Kepala Sekolah
SMA Negeri 15 Jakarta

 

                                                                           Lesmana Ekapanca, SPd

Contoh Surat Resmi Permohonan

contoh surat resmi yang sering dijumpai

Contoh Surat Resmi Perusahaan

CV. TERUS BERKARYA
Jl. Jend. Sudirman no. 16 Jakarta Pusat
Telp/Fax: 021-567890
Email: [email protected]

==========================================================================

Nomor : 010/URP/MB/IV/2018
Lampiran : –
Hal : Undangan Rapat Perusahaan

Yth.
Bpk. Salimun Haris, S.kom
HRD CV. TERUS BERKARYA Cabang Pedurungan
Di Tempat

Dengan hormat,

Sehubungan dengan akan diadakannya evaluasi kerja tahunan perusahaan CV. TERUS BERKARYA, kami bermaksud mengundang Bapak untuk menghadiri rapat yang akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal : Rabu, 24 Januari 2018
Waktu : 13.00-15.00
Tempat : Kantor Pusat CV. TERUS BERKARYA

Demikian surat undangan ini kami sampaikan, mengingat pentingnya acara rapat ini maka kami sangat mengharapkan kehadiran Bapak.

Atas perhatian dan kedatangannya kami ucapkan terima kasih.

                                                                                                         Jakarta, 15 Januari 2018
Hormat kami,

                                                                                                           M. Akhyar Kadang
(Direktur)

Contoh Surat Dinas Resmi

PEMERINTAH KABUPATEN CIAMIS
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS BAREGBEG
Jalan Raya Baregbeg No. 291 Tlp. (0265) 774772 E- Mail : [email protected]
CIAMIS Kode Pos 46274


Baregbeg, 18  Februari 2016

Nomor   :  443.32 /       / PKM/2016
Sipat       :  Biasa
Lampiran   : 1  Lembar
Perihal    : Pelatihan Kader dalam Rangka
PIN Polio Tahun 2016

Kepada

Yth. Kepala Desa

Se – Kecamatan Baregbeg

di –

TEMPAT

 

Disampaikan dengan hormat, menindak lanjuti Pertemuan Koordinasi tingkat Kecamatan dalam rangka PIN Polio Tahun 2016 pada tanggal 17 Februari 2016 perihal Pelaksanaan PIN Polio yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 Maret 2016, perlu dilaksanakan tahapan persiapan lanjutan.

Dengan ini kami mohon bantuan Saudara untuk dapat mengirimkan  Kader  untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Tata laksana Pemberian Vaksin. (tempat dan  jadwal terlampir)

Beberapa hal teknis berkaitan dengan kegiatan Pelatihan Kader dalam rangka Pelaksanaan PIN Polio Tahun 2016 sebagai berikut :

  1. Kegiatan Pelatihan Kader ini memberikan teknik pemberian Vaksin Polio dan teknis pencatatan dan pelaporan.
  2. Kepala Desa menugaskan peserta pelatihan sebanyak 5 orang dari tiap – tiap Posyandu.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Kepala UPTD Kesehatan Puskesmas Baregbeg

Mimin Sutisna D, S. Kep. Ners
Penata Tk.I
NIP. 19700105 199103 1 007

 

Tembusan :
Yth. Camat Kecamatan Baregbeg

Baca juga : 15+ Contoh surat pernyataan yang benar

Contoh Surat Resmi dari Dinas

gambar contoh surat resmi dari dinas kesehatan

Contoh Surat Resmi Panggilan Kerja

PT PERSONALIA ABADI

Jl. Simanjuntak no.53 Jakarta Pusat

____________________________________________________________________________________________________________________________

Jakarta, 12 Mei 2018

No. : 12/BPJJS/NAS/V/2018
Lamp : –
Hal : Panggilan kerja

Kepada
Yth. Surya Darma Susilo
Di Tempat

Dengan hormat,
Sehubungan dengan surat lamaran kerja yang Saudara kirimkan ke alamat kantor kami pada tanggal 12 Mare 2018, maka dengan ini kami beritahukan bahwa Saudara telah dinyatakan lulus tes wawancara, dan kami mohon kesediaan Saudara agar mengikuti orientasi yang akan dilaksanakan pada:

  • Hari : Selasa, 15 Mei 2018
  • Tempat: Ruang Rapat PT. BPJJS
  • Waktu : 09.00 WIB s/d Selesai

Kami harapkan kedatangan saudara di tempat yang tertera di atas sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Terimakasih

                                                                        Mengetahui

                                                                      Manager Personalia

 

                                                                        Syamsul Arif

Baca Juga : 15+ Contoh surat pengunduran diri yang sopan dan benar

Contoh Surat Resmi dalam Bahasa Inggris

Pahlawan Street no. 99 South Teluk Betung
Bandar Lampung, Lampung
34165

Bandar Lampung, April 1st, 2016

Heru Susanto, S.Kom
Maju Terus, Ltd
Soedirman Street no. 56 South Jakarta
Jakarta, Indonesia
12000

Dear Mr. Heru Susanto, S.Kom,
To celebrate the third anniversary of our company, through this letter we invite all managers of Maju Terus, Ltd to attend the last preparation meeting which will be held on:

Day/date    : Saturday/ 30th April 2016
Hours        : 9 A.M – end
Venue        : SHERATON Convention Hall

We hope that you will be able to come because we will take the final decision of our program. Thanks for your nice attention.

                                                                                                Sincerely,

                                                                                                [signature]

                                                                                              Toni Purwanto, S.E
Chairman of the Committee

Contoh Surat Resmi dari Pemerintahan

kumpulan contoh surat resmi

Baca juga : Syarat dan cara membuat NPWP dengan cepat

Contoh Surat Resmi Osis

Pengurus OSIS
SMK Negeri 1 Bandung
Jl. Papintaran Kuring No. 12 Bandung

===========================================================================

Dengan hormat,

Sehubungan dengan akan berakhirnya masa kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2014/2015 ini, kami selaku pengurus OSIS SMA Negeri 3 Bandung memohon kehadiran dari perwakilan sekolah untuk mengikuti beberapa perlombaan menarik yang sudah kami rancang yang akan diselenggarakan pada :

Hari : Sabtu, 25 Oktober 2015 – Senin, 27 Oktober 2015
Waktu : Pukul 08.00 WIB s/d selesai
Tempat : Lapangan Gasibu Bandung
Acara : PORSENI (Pekan Olahraga dan Seni)

Dengan sangat hormat kami mengharapkan kehadiran dari para perwakilan sekolah dan bisa hadir ke tempat pelaksanaan dengan tepat waktu.

                                                             Hormat Kami.

                                                                   Ketua Osis SMK Negeri 1 Bandung,

 

                                                               Ridwan Kamil

 

Nah, itulah tadi beberapa penjelasan dan contoh surat resmi yang benar. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu dan bermanfaat untuk semuanya. Terima Kasih… 🙂

Leave a Comment

%d bloggers like this: