Berpetualang di Puncak Becici Bantul

Puncak Becici

Puncak Becici adalah salah satu wisata alam yang berada di pegunungan sebelah timur kabupaten Bantul. Tempat tersebut menyediakan berbagai spot untuk berfoto. Kebanyakan pengunjung di tempat tersebut adalah mereka anak-anak muda yang suka pergi ke tempat hits.

Selain menyediakan berbagai tempat spot untuk berfoto, di puncak becici Bantul juga terdapat sebuah gardu pandang. Dari gardu pandang tersebut kita bisa melihat hamparan kota Jogja dari ketinggian. Di sana kita juga bisa mendapati sebuah tempat untuk beristirahat, yang mana kita bisa melihat gagahnya Gunung Merapi dari kejauhan.

Untuk sampai di gardu pandang tersebut kita akan disajikan oleh tingginya pohon pinus disekitar sana. Disekitar pohon pinus juga terdapat banyak spot untuk berfoto juga. Selain ada hutan pinus, di sekitar gardu pandang juga ada banyak tempat diatas pohon untuk menikmati keindahan alam di sana.

Selain itu agar lebih menarik para pengunjung para pengelola juga memberikan berbagai tulisan yang terkesan lucu. Beberapa bulan yang lalu puncak becici juga pernah dikunjungi oleh mantan presiden Amerika Serikat yaitu Barack Obama. Kunjungan tersebut membuat tempat tersebut semakin terkenal disemua kalangan.

Selain berkunjung ke puncak becici, obama juga pernah menikmati beberapa rumah makan tradisional di daerah Bantul. Dan sekarang rumah makan tersebut menjadi semakin ramai dan populer di berbagai kalangan. Rumah makan yang dikunjungi oleh Obama tersebut hanya menjual makanan khas dari Srandakan yaitu bakmi lethek.

Oh iyaa… pada kali ini saya tidak akan membahas itu, melainkan akan berbagi pengalaman pribadi saya saat pergi ke puncak becici. Sebelumnya saya belum pernah pergi ke puncak becici sana. Saat itu saya pergi kesana bersama berbagai teman saya yang sudah pernah pergi kesana.

Menuju ke puncak

Singkat cerita pada hari minggu saat itu saya bersama tiga orang teman saya mengadakan refresing, salah satunya adalah pergi ke puncak becici. Sebelum kesana ternyata salah satu teman saya sudah pernah ke sana. Jadinya saat menuju ke sana kami tidak tersesat sama sekali.

Minggu pagi saya mengajak temanku untuk refresing dan kami memutuskan pergi ke becici. Sebelum berangkat kami sedikit mengalami kendala, walaupun kita hanya pergi berempat, tetapi saat itu kami mengalami kekurangan kendaraan. Akhirnya saya harus mengambil sepeda motor saya di rumah.

Setelah mengambil sepeda motor tanpa berlama-lama kami langsung tancap gas menuju puncak becici. Jalan menuju puncak becici berada dalam satu arah menuju kebun buah mangunan. Tetapi puncak becici lebih jauh dibandingkan dengan kebun buah mangunan.

Sebelum sampai di daerah gardu pandang kami melewati jalan yang sangat naik sekali. Saat melewati jalan tersebut sepeda motor saya tidak kuat untuk menaiki jalan tersebut. Dan akhirnya temanku yang bonceng bersama saya pun turun dari sepeda motor dan mendorongnya. Setelah itu barulah kami sampai di kawasan gardu pandang.

Saat perjalanan kami menyempatkan untuk pergi ke wisata kebun buah mangunan, karena sudah lama sekali kami tidak pergi kesana. Sampai di kebun buah mangunan kami hanya menikmati sebentar saja karena saat itu tidak banyak pengunjung yang datang. Selain itu di sana juga sedang ada pembuatan taman di daerah gardu pandang.

Di sana kami hanya berfoto dan beristirahat sebentar, dan kami juga sedikit makan roti yang dibawa oleh salah satu teman saya. Setelah bosan di sana saya pun langsung mengajak teman saya untuk ke becici. Karena saat itu saya ingin sekali tahu puncak becici itu seperti apa.

Tak lama kemudian kami langsung pergi menuju puncak becici. Dalam perjalanan ke sana kami sempat melewati salah satu wisata yang cukup populer yaitu hutan pinus mangunan. Saat melewati tempat tersebut, kami mendapati banyak sekali para pengunjung yang datang di sana dan kami pun langsung melanjutkan perjalanan tanpa mampir ke sana dahulu. Selain itu para pengunjung di puncak becici juga sering menikmati sunset dan sunrise.

Sampai di puncak becici kami hanya dikenakan tarif Rp.2000 saja untuk satu sepeda motor. Saat itu kami langsung melihat-lihat beberapa tempat spot disana. Di sana kami juga sempat berfoto bersama disalah satu tempat spot yang bagus.

Hal yang menarik pengunjung

Kemudian kami melanjutkan menuju di daerah gardu pandang. Di sana juga terdapat sebuah gazebo yang dkami gunakan untuk beristirahat sejenak. Tak lupa kami juga berfoto di sana  karena pemandangan yang bagus, terlebih lagi kita bisa melihat gagahnya Gunung Merapi dari sana.

Saya pun sempat tertawa karena melihat tingkah temanku yang berfoto dengan gaya yang menurut saya konyol. Bagaimana tidak? semua temanku pun juga tertawa karena melihat tingkat konyol temanku itu.

Setelah puas berfoto kami langsung mengelilingi lagi beberapa tempat di sekitar sana. Saat itu kami melihat beberapa tulisan yang terkesan geli menurut saya. Adanya beberapa tulisan tersebut bertujuan untuk menarik para pengunjung khususnya anak muda.

Tak lupa juga temanku juga berfoto di dekan tulisan tersebut dengan tingkah konyolnya lagi. Setelah itu kami berempat juga naik disebuah tempat diatas pohon. Saat itu kami merasa takut sekali karena di sana ada banyak sekali angin yang lumayan besar.

Di atas pohon kami juga sempatkan lagi dengan berfoto sambil dengan muka ketakutan. Selain itu kami juga selalu berpegangan dengan pohon tersebut. Pada saat diatas pohon, saat itu kami juga membawa tas, dan tas tersebut hampir saja terjatuh karena angin. Dan untungnya salah satu temannya memegangi tas tersebut sebelum jatuh ke bawah.

Di atas pohon kami bisa menikmati hamparan pegunungan di daerah Bantul. Selain itu kita juga bisa melihat salah satu tempat wisata religi yaitu makam raja mataram yang berada di Imogiri. Makam raja mataram yang terletak di Imogiri tersebut ternyata juga terletak di atas bukit kecil apabila dilihat dari puncak becici.

Setelah puas berada di atas pohon kami langsung turun karena sudah ada yang mengantri untuk melihat pemandangan dari atas pohon tersebut. Sampai di bawah kami mencoba lagi spot yang sama dengan yang tadi yaitu di atas pohon lagi. Tetapi kali ini berada di beda tempat, yang di sana lebih ekstrim lagi dari tempat sebelumnya.

Bagaimana tidak? dibawah tempat untuk duduk diatas pohon ternyata sudah dihadapkan langsung dengan sebuah jurang. Diatas pohon tersebut kami hanya sebentar karena sangat menakutkan bagi kami. Setelah puas jalan-jalan di puncak becici dan kebun buah mangunan kami langsung pulang karena saat itu hampir menjelang sore.

Sialll…

Dalam perjalanan pulang kami sempat tersesat, karena kami ingin menghindari salah satu lampu merah yang di sana sering orang yang terkena tilang oleh polisi. Saat tersesat kami sempat berada di rumah-rumah warga yang sangat sepi, jadinya kami tidak bisa bertanya kepada seseorang. Selain itu kami juga tersesat di jalan yang buntu.

Setelah lama sekali tersesat akhirnya kami menemukan jalan raya, dan kami langsung pulang menuju rumah masing-masing. Sesampainya dirumah saya ditegur oleh ayah saya karena Sepeda motor yang saya pakai menjadi rusak. Dan akhirnya saya pun disuruh membawanya ke bengkel.

Leave a Comment

%d bloggers like this: