5+ Contoh Alat Musik Bali Beserta Penjelasannya dan Cara Memainkannya

Alat Musik Bali – Seperti yang telah kita ketahui bahwa Indonesia merupakan suatu negara kepulauan yang terdiri dari banyak sekali pulau kecil maupun besar. Dengan memiliki luas wilayah yang sangat besar, justru sangat menguntungkan bagi Indonesia, seperti dibidang pariwisata, kebudayaan, sumber daya alam yang melimpah dan masih banyak lagi.

Kekayaan budaya di Nusantara ini merupakan bagian warisan bangsa yang harus tetap dijaga kelestariannya. Banyak sekali kebudayaan yang ada di negara kita saat ini, mulai dari pakaian adat, senjata tradisional, rumah adat, tarian daerah, makanan khas dari suatu daerah dan lainnya. Namun salah satu dari sekian banyak ragam budaya yang bisa dinikmati sampai sekarang ini yaitu seni musik tradisional yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

alat musik bali

Salah satu daerah di Indonesia yang terkenal seni musiknya yaitu di daerah Bali. Selain itu didaerah tersebut juga memiliki banyak kesenian seperti: rumah adat atau alat musik yang keberadaannya masih terjaga dengan baik sampai sekarang. Warisan budaya lokal yang berupa alat musik dari Bali ini memiliki banyak sekali fungsi, seperti:

  • Digunakan pada upacara keagamaan di Bali.
  • Pementasan kesenian adat.
  • Untuk mengiringi sebuah tarian adat bali.
  • dan lain-lain.

Dengan memiliki banyak fungsi tersebut, alat musik tradisional Bali ini akan lebih dikenal dan sangat erat di kalangan masyarakat Bali. Bahkan kesenian dan budaya yang ada di daerah tersebut sudah menjadi komoditi pariwisata dan banyak diminati oleh para wisatawan dari berbagai daerah.

Hampir semua jenis kesenian yang cukup populer di Bali menggunakan alat musik tradisional sebagai pengiring atau pelengkap pada sejumlah pementasan seni seperti: seni tari legong, tari pendet, barong, joged bumbung, sendratari, drama gong, arja, bondres dan kesenian wayang kulit. Selain itu seni musik tradisional Bali juga sangat populer dikalangan masyarakat. Tak hanya dimainkan sebagai sarana hiburan saja, namun juga berfungsi untuk keperluan keagamaan upacara adat di Bali.

Perlu diketahui bahwa ada juga alat musik tradisional dari Bali yang terdapat di daerah lain, akan tetapi tentunya terdapat beberapa perbedaan dari alat musik tersebut, baik para ornamen maupun suara yang dihasilkan dari alat musik tersebut.

Nah…agar lebih jelasnya lagi, pada bab kali ini kita akan membahas mengenai beberapa contoh alat musik Bali yang sampai sekarang masih tetap digunakan dengan lengkap.

Baca juga : Contoh Alat Musik dari Jawa Barat beserta Penjelasannya dengan Lengkap

Contoh Alat Musik dari Bali dan Penjelasannya

Seperti yang telah kita ketahui bahwa Bali merupakan daerah yang kaya dengan berbagai kebudayaan dan kesenian, salah satunya adalah alat musik. Nah…alat musik apa sayang yang berasal dari Bali? Berikut beberapa alat musik khas Bali yang sampai sekarang masih sering digunakan dalam berbagai acara adat disana.

Alat Musik Gamelan

alat musik tradisional bali
Alat Musik Gamelan Bali

Tak hanya di Jawa saja, ternyata alat musik gamelan ini juga tergolong populer di Bali. Selain itu, kebanyakan kesenian tari yang ada di Bali juga diiringi oleh alat musik ini, bahkan pada pertunjukan wayang inovatif sekarang ini juga dilengkapi dengan gamelan dan termasuk juga dalam kegiatan keagamaan. Gamelan sendiri merupakan seperangkat alat musik yang dimainkan oleh banyak orang, sehingga akan menghasilkan suara atau musik yang mengalun indah dan terkadang juga menghentak dengan ritme yang sesuai dengan tema dari gamelan tersebut.

Seperangkat gamelan ini terdiri dari beberapa alat musik seperti: gambang, gong, kempul dan kendang. Selain kendang, semua bahan untuk pembuatan alat musik gamelan ini berasal dari tempaan logam yang memiliki kualitas yang tinggi. Dengan demikian, ketika alat musik tersebut dimainkan maka akan terdengar suara yang nyaring. Selain itu pada seperangkat gamelan Bali ini juga terdapat sebuah pahatan dari ornamen Bali.

Baca juga : Contoh Alat Musik Gamelan Jawa Beserta Penjelasannya

Alat Musik Rindik

alat musik dari bali
Permainan Alat Musik Rindik

Rindik adalah merupakan sebuah alat musik tradisional Bali yang berbahan dasar bambu. Potongan bambu yang utuh dengan panjang yang berbeda-beda diletakkan secara berjejer sebanyak 11-13 batang. Sehingga setiap batang bambu tersebut apabila dimainkan maka akan menghasilkan suara yang berbeda-beda.

Bambu yang digunakan untuk alat musik tersebut pun harus dipilih dari batang yang tidak mudah pecah dan yang menghasilkan suara baik dan nyaring. Jika dilihat dari bentuknya, alat musik Rindik memang hampir sama dengan angklung. Cara memainkan alat musik ini yaitu dengan memukul dua tubuh bambu atau pemukul kayu dan dimainkan dengan dua tangan.

Alat musik rindik juga sering digunakan sebagai pengiring dalam tari joged bumbung yang merupakan sebuah kesenian yang banyak diminati oleh masyarakat Bali. Dalam perkembangannya, sekarang ini alat musik Rindik dimainkan juga di hotel ataupun restaurant untuk menemani kegiatan para wisatawan yang sedang bersantai di tempat tersebut.

Sebagai contohnya, berikut cara memainkan alat musik Rindik dengan berbagai variasi:


Alat Musik Ceng-ceng

alat musik tradisional dari bali
Alat Musik Ceng-ceng

Seperti pada namanya, alat musik ceng-ceng apabila dimainkan alan menghasilkan suara “ceng” dengan ritme-ritme tertentu sebagai pelengkap sebuah gamelan ataupun dalam tubuh Rindik. Ceng-ceng sendiri merupakan sebuah lempeng logam yang berbentuk piringan atau simbal yang terbuat dari bahan dasar tembaga yang berkualitas tinggi, sehingga jika dimainkan akan menghasilkan suara yang nyaring. Selain itu alat musik ceng-ceng juga digunakan untuk melengkapi sejumlah permainan kesenian musik tradisional Bali seperti dalam pementasan semar pegulingan, gong kebyar, pelegongan, barongan, gong gede dan baleganjur.

Untuk memainkan alat musik yang satu ini pun ada dua cara yang berbeda. Pertama, yaitu dimainkan dengan memadukan kedua simbal tersebut. Cara memainkan yang lainnya yaitu seperti dalam ceng-ceng ricik yang ukurannya lebih kecil. Biasanya 6 buah simbal kecil yang dipasang menghadap ke atas diatas balok yang berbentuk kura-kura, kemudian dipadukan (dipukulkan) dengan 2 buah simbal kecil, dan biasanya juga sama-sama dimainkan dengan kedua tangan. Dalam sebuah performa gamelan atau tabuh, peran alat musik ceng-ceng sangat penting dan begitu mencolok pada bunyinya.

Baca juga : 10+ contoh alat musik tradisional dari Betawi

Alat Musik Pereret

contoh alat musik bali
Alat Musik Pereret

Alat musik tradisional dari Bali yang satu ini jarang ditemukan penggunanya dan juga tidak terlalu terkenal bagi kebanyakan orang Bali, padahal Pereret adalah alat musik yang tertua jika dibandingkan dengan yang lainnya. Jika dilihat dari bentuknya, Pereret memang seperti sebuah terompet. Akan tetapi pada alat musik ini terdapat sebuah ornamen Bali yang merupakan ciri khas tersendiri dan biasanya Pareret sering dimainkanuntuk mengiringi pertunjukan Sewo Gati.

Perlu juga diketahui bahwa alat musik tradisional kuno ini terbuat dari kayu dengan ukuran memanjang, sehingga akan menghasilkan suara yang syahdu dan merdu yang bagus untuk dinikmati. Secara spiritual, alat musik pereret ini dianggap memiliki kekuatan magis, apalagi jika dimiliki oleh orang yang memang memiliki tingkat spiritual yang tinggi melalui upacara sakral. Selain itu juga dipercaya bisa sebagai pengasih (mengguna-gunai) menghantar cinta seorang pejaka kepada gadis yang dicintainya.

Alat Musik Genggong

alat musik tradisional bali
Alat Musik Genggong

Alat musik tradisional dari Bali bernama Genggong ini terbilang sangat langka, karena dibuat dari pelepah pohon enau yang sudah tua. Untuk memainkan alat musik yang satu ini yaitu dengan cara ditiup pada bagian membrannya, sehingga akan menghasilkan bunyi getar dan suaranya pun mirip dengan katak. Kemudian untuk mengolah bunyinya yaitu dengan memanfaatkan benang yang ditarik ke samping. Selain itu juga perlu menggunakan rongga mulut peniupnya sebagai resonantor untuk membesarkan atau mengecilkan, sesuai nada rendah dan tinggi yang diinginkan. Apabila berbagai Genggong dimainkan secara bersamaan, maka maka akan seperti suara katak yang bersahut-sahutan pada malam hari dan seperti bernuansa riang dan gembira.

Mungkin alat musik ini sangat asing terdengar ditelinga, namun dengan demikian Genggong merupakan alat musik yang harus tetap dilestarikan karena saat ini keberadaannya semakin pudar dan tidak banyak orang yang bisa memainkannya. Namun, untuk sekarang ini Genggong justru malah sering digunakan sebagai souvenir atau oleh-oleh berupa kerajinan khas Bali bagi para wisatawan yang liburan di Pulau Dewata.

Agar lebih jelasnya lagi, berikut penjelasan tentang alat musik Genggong beserta cara memainkannya:


 

Nah…itulah tadi beberapa contoh alat musik tradisional bali dari dulu hingga sekarang. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita semua. 😉

Leave a Comment

%d bloggers like this: