Akhir di Masa Putih Abu-abu

putih abu-abu

Masa putih abu-abu

Mungkin kebanyakan dari kita sering mengatakan bahwa saat-saat paling menyenangkan dalam dunia sekolah adalah pada masa-masa SMA atau putih abu-abu. Dalam masa itu kita berada pada saat pencarian jati diri seseorang remaja. Selain itu pada penghujung masa putih abu-abu ini bukanlah akhir segalanya, melainkan awal dari sebuah kehidupan.

Setelah selesai dari masa putih abu-abu kita akan menghadapi kerasnya kehidupan di dunia yang sebenarnya. Masa putih abu-abu ini biasanya banyak sekali cerita yang paling menyenangkan semasa sekolah. Pada artikel kali ini saya ingin berbagi beberapa pengalaman saya pada akhir-akhir masa putih abu-abu.

Bulan pertama di tahun 2017 sedikit lagi akan berganti berganti. Sudah 1 bulan juga saya melewati semester 2 ditingkat akhir putih abu-abu ini dan banyak sekali cerita disaat itu. Yaa… itu artinya 4-5 bulan lagi masa putih abu-abu akan segera berakhir bagiku.

Pertama kalinya

Telah sebulan saya menjalani semester kedua saat berada di kelas 12. Saat itu saya belum sama sekali mendapatkan jam tambahan pembelajaran untuk menghadapi ujian nasional. Hampir semua siswa di sekolahku menanyakan hal yang sama tentang itu.

Dikarenakan saat itu sudah banyak sekolahan yang telah mengadakan jam tambahan dan hanya sekolahku saja yang belum mengadakan jam tambahan pembelajaran. Padahal saat itu beberapa bulan lagi akan mengikuti ujian nasional. Apalagi saat itu kami akan mengikuti ujian nasional dengan cara yang berbeda, yaitu menggunakan komputer atau sering disebut dengan ujian CBT.

Memasuki bulan kedua pada semester itu barulah semua siswa mendapatkan jam tembahan untuk mendalami materi ujian nasional. Saat jam tambahan kami hanya mendalami beberapa soal-soal ujian nasional dari tahun ketahun. Di sekolahku hanya mendalami empat mata pelajaran, yaitu: bahasa indonesia, matematika, bahasa inggris dan teori kejuruan.

Dalam pelaksanaan jam tambahan di sekolahku banyak sekali perubahan. Awalnya semua siswa bisa mengikuti jam tambahan, setelah difilter ada beberapa siswa yang tidak diperbolehkan untuk mengikuti jam tambahan di sekolah. Yang tidak diperbolehkan untuk mengikuti adalah mereka yang jarang sekali mengikuti jam tambahan di sekolah.

Sebelum difilter semua siswa yang ada di kelasku sudah merasa senang, karena mendapatkan beberapa guru yang cukup menyenangkan dalam mengajar. Selain itu kelasku juga diajar oleh guru yang masih muda sekali dan cantik, dengan itu membuat semua siswa yang ada di kelasku lebih semangat dalam mengikuti pelajarannya. Hehe…

Kemudian setelah difilter kami mendapatkan beberapa guru yang saat mengajar kurang menyenangkan. Selain itu guru tersebut juga kurang disukai oleh semua siswa yang ada di sekolahku karena metode pembelajarannya. Akan tetapi kita harus selalu menghargai semua guru yang telah mengajari kita, entah itu yang disukai atau tidak.

putih abu-abu

Doa dan usaha

Beberapa minggu Sebelum adanya jam tambahan, sekolahku mengadakan doa bersama orang tua siswa agar saat mengikuti ujian nasional dapat berjalan lancar dan diberi kemudahan. Dihari yang sama pula sekolahku juga mengadakan AMT agar lebih memotivasi semua siswa adar semangat dalam menghadapi ujian nasional dan beberapa ujian lainnya. Selain itu semua siswa juga meminta maaf dan mohon doa restu kepada orang tua masing-masing dan juga kesemua guru.

Sekitar sebulan setelah dimulainya jam tambahan kami mengikuti latihan ujian nasional atau sering disebut dengan Tryout di sekolahan. Dalam mengikuti ujian Tryout tersebut kami juga sudah menggunakan basis komputer. Karena sebelumnya kami belum pernah sama sekali mengikuti ujian menggunakan komputer, jadinya kami semua merasa bingung tentang ujian berbasis komputer ini.

Selain mengadakan latihan ujian nasional dan jam tambahan pembelajaran, semua siswa juga dihimbau untuk meningkatkan ibadah dan doanya. Ibadah yang sangat dianjurkan adalah sholat lima waktu dan lebih bagus lagi ditambah dengan ibadah sunah lainnya seperti sholat dhuha dan tahajudnya. Untuk sholat dhuha saya sering melakukannya bersama beberapa teman saya di masjid sekolah, sementara untuk sholat tahajud saya melakukannya masih kadang-kadang.

putih abu-abu

 

Ujian dan ujian

Kemudian saat itu kami dipandu sedikit demi sedikit tentang cara mengikuti ujian menggunakan komputer. Setelah sering mengikuti ujian menggunakan komputer kami pun akhirnya menjadi semakin tahu tentang ujian menggunakan komputer, karena saat ini mulai banyak yang tergantung oleh komputer. Selain itu dari ujian keujian yang lain, hasil nilai yang saya peroleh selalu berubah meskipun hasilnya sangat jauh dari kata memuaskan.

Setelah beberapa bulan menjalani latihan ujian nasional dan juga jam tambahan, tibalah saat itu diujian nasional. Saat itu entah siap atau tidak siap kami semua harus mengikuti ujian tersebut. Dalam ujian tersebut tidak seperti saat ujian, karena saat itu kami diawasi oleh para pengawas dari luar sekolah.

Pada saat menghadapi ujian nasional, bisa dikatakan saya tidak belajar. Karena saat itu saya hanya sekedar membaca beberapa catatan yang ada. Dari kecil saya selalu begitu, hanya membaca beberapa catatan yang masih ada dengan sekilas.

Singkat cerita, setelah selesai mengikuti ujian nasional yang berbasis komputer ini, kami semua pun merasa lega sekali. Untuk hasilnya saya serahkan kepada Allah SWT sembari berdoa agar diberikan nilai yang terbaik bagi saya. Selain itu setelah ujian nasional selesai, kami juga merasa bebas karena sudah tidak ada lagi tugas-tugas di sekolah lagi seperti dulu.

putih abu-abu

Graduation

Sekitar sebulan setelah selesai mengikuti ujian nasional tiba saatnya kami menerima pengumuman hasil ujian. Saat pengumuman kelulusan biasanya para pelajar sering melakukan konvoi. Selain itu sering juga terjadi tawuran antar pelajar, dan disana juga sering ada korban yang tidak sedikit.

Untuk menghindari hal tersebut, saat pengumuman kelulusan sekolahku tidak menyampaikan di sekolahan. Saat itu sekolahku mengadakan outbound dan refresing di salah satu tempat  yang terletak di Kaliurang Sleman. Tempat tersebut selain menyediakan tempat untuk outbound juga menyediakan sebuah rumah makan yang cukup terkenal di daerah Kaliurang.

Untuk sampai di tempat tersebut, saat itu semua siswa beserta beberapa guru dari sekolahku hanya menempuh sekitar satu setengah jam saja. Kami berangkat kesana mulai sekitar jam 7 pagi dan sampai disana sekitar jam 8.30. Sampai disana kami langsung dipersilahkan untuk beristirahat sebentar dan mempersiapkan untuk kegiatan outbound.

Setelah semua siap kami semua langsung menuju sebuah lapangan dan dipandu untuk acara outbound. Saat kegiatan outbound berlangsung para pemandu sempat kewalahan sekali. Bagaimana tidak? dengan jumlah mereka yang hanya sekitar 10 orang saja harus mengkondisikan sekitar 300 orang, selain itu tidak sedikit dari juga siswa yang susah untuk diatur.

Cukup lumayan lama para pemandu untuk mengkondisikan semua siswa hingga akhirnya mereka harus dibantu dengan beberapa guru. Setelah itu baru dimulailah kegiatan outbound di sana.

Dalam kegiatan tersebut semua siswa dibagi menjadi 5 kelompok. Di sana juga terdapat beberapa tempat wahana untuk outbound dan setiap tempat diisi oleh satu kelompok. Setelah semua kelompok menempati pos masing-masing dimulailah outbound tersebut dan setelah selesai pada pos tersebut setiap kelompok harus bergantian tempat pos wahana outbound.

putih abu-abu

Singkat cerita ketika akan menjelang waktu sholat, kami langsung berhenti dari kegiatan tersebut dan langsung untuk membersihkan diri dilanjut dengan sholat berjamaah. Setelah itu kemudian semua siswa dan para guru langsung dihadapkan dengan makan siang. Sembari makan siang semuanya juga menikmati beberapa hiburan yang telah disediakan.

Dalam menikmati hiburan tersebut beberapa temanku termasuk saya merasa bosan. Kemudian saya bersama beberapa teman saya pergi ke tempat outbound untuk berfoto bersama. Cukup lumayan seru saat kami berfoto di sana, yah… sekalian untuk kenang-kenangan kami sewaktu SMK.

Kemudian tibalah waktu sholat ashar saat itu, setelah semua menjalankan ibadah sholat kami pun langsung mendapatkan yang kami tunggu-tunggu selama ini yaitu saat pengumuman kelulusan. Saat pengumuman, kata wali kelasku ada salah satu siswa yang tidak mendapatkan surat pengumuman.

Saat itu juga kami semua merasa penasaran sekali yang diiringi dengan rasa takut. Setelah pembagian surat pengumuman, ternyata yang tidak mendapatkan surat kelulusan adalah temanku yang nilainya masuk di 5 besar. Dan akhirnya semua siswa di sekolahku lulus semua.

Meskipun hasil nilai yang saya dapatkan masih jauh dari harapanku tetapi saya bersyukur dengan hasil tersebut. Setelah semua mengetahui semuanya lulus sebagian dari kami melakukan coret-coret dan berfoto untuk merayakan kelulusan kami. Singkat cerita, setelah itu kemudian para siswa saling berjabat tangan kepada semua guru sebagai tanda terima kasih karena telah membimbing kami selama 3 tahun.

Setelah itu kami semua langsung melakukan perjalanan kembali ke sekolahan dan dilanjutkan dengan pulang kerumah masing-masing.

Leave a Comment

%d bloggers like this: